IRIGASI TERPADU PLTMH PADA BANGUNAN TERJUN

03 August 2022

By: Eby Sand

Open Project

Peta DAS Kerasaan

IRIGASI TERPADU PLTMH PADA BANGUNAN TERJUN

IRIGASI TERPADU PLTMH PADA BANGUNAN TERJUN

BAB 1 PERMASALAHAN

Indonesia merupakan Negara Agraris dimana kegiatan penduduk didominasi untuk mendapatkan hasil bumi yang berasal dari hewan ataupun tumbuhan. Yang akan disempurnakan dari waktu ke waktu guna mengembangbiakkan atau melestarikan baik hewan maupun tumbuhan itu.

Oleh karena itu dikenal istilah Irigasi sebagai sarana untuk memanfaatkan air yang berasal dari sungai untuk memenuhi kebutuhan air tanaman. Dalam perkembangannya irigasi tidak hanya dimanfaatkan untuk tanaman saja, sekarang ini mulai berkembang budidaya perikanan pada lahan pertanian yang juga memanfaat air dari irigasi. Untuk itu perlu adanya managemen air yang dapat memenuhi kebutuhan masing-masing penggunaan air dengan tidak mengurangi potensi yang ada.

Permasalahan dalam budidaya perikanan di lahan pertanian adalah terbatasnya lahan untuk kolam budidaya, sehingga untuk memenuhi kebutuhan budidaya diperlukan oksigen yang tinggi untuk memaksimalkan hasil budidaya diterapkan sistem air deras. budidaya sistem air deras memanfaatkan aliran air deras untuk mempercepat pertumbuhan ikan yang dipelihara. Proses pemeliharaan kolam/wadah akan lebih mudah, karena aliran air akan mempermudah pembuangan sisa pakan ataupun sisa metabolisme ikan, Tingkat kepadatan ikan yang dapat dipelihara dalam kolam air deras akan sangat tinggi karena jumlah oksigen terlarut dalam air selalu tinggi sehingga produktivitas wadah juga akan meningkat,

Selain itu dalam setiap jaringan irigasi terdapat bangunan pelengkap. Dalam permasalahan kali ini akan berfokus pada bangunan terjunan, secara pengertian dan fungsinya bangunan terjunan adalah suatu bangunan pelengkap sistem drainase yang dibangun untuk mengurangi kemiringan saluran yang terlalu curam dan untuk menurunkan kecepatan aliran air agar tidak merusak saluran atau bangunan lainnya. Terdapat energi potensial yang terbuang tidak termanfaatkan dalam bangunan terjun,

Untuk itu sekarang ini dikembangkan pula Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) adalah teknologi untuk memanfaatkan debit air yang ada di sekitar kita untuk diubah menjadi energi listrik. Yang digunakan hanya energi potensialnya, sehingga debit air masih dapat dimanfaatkan untuk pengairan. Caranya dengan memanfaatkan debit air untuk menggerakkan turbin yang akan menghasilkan energi mekanik. Selanjutnya, energi mekanik ini menggerakkan generator dan menghasilkan listrik.

BAB 2 PENTINGNYA PENYELESAIAN PERMASALAHAN

Dalam budidaya perikanan diterapkan system air deras dimana ini justru merugikan pertanian karena mengurangi air yang seharusnya untuk tanaman. Dimana kapasitas air yang ada pada bendung/intake memiliki kapasitas terbatas.

IRIGASI TERPADU PLTMH PADA BANGUNAN TERJUN

Gambar ‎3.1 Kolam Air Deras

IRIGASI TERPADU PLTMH PADA BANGUNAN TERJUN

Gambar ‎3.2 Komponen PLTMH

Sasaran PLTMH adalah menyediakan sumber energi berupa tenaga listrik yang ramah lingkungan dengan biaya operasional maupun pemeliharaan secara ekonomis sangat efisien dan mudah perawatannya, guna meningkatkan kualitas hidup, dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pedesaan.

BAB 3 HASIL PENEMUAN

Bagaimana Geographic Information Systems (GIS) atau Sistem Informasi Geografis memainkan peran Strategis dalam Implementasi (penerapan) Sustainable Development Goals (SDGs) atau Sasaran Perkembangan Berkelanjutan. Hal ini bisa diaplikasikan pada penentuan titik lokasi bangunan terjun dimana bangunan terjun tersebut tersebar di wilayah jaringan irigasi. Maka dari itu diperlukan GIS sebagai sarana untuk menentukan potensi pengembangan.

Untuk menciptakan sistem berkelanjutan dengan manfaat semaksimalnya. Bisa diaplikasikan pada bangunan terjun dibuat PLTMH untuk digunakan sebagai sumber tenaga listrik untuk pengoperasian aerator pada kolam. Selain bisa dimanfaatkan sebagai penerangan desa.

BAB 4 MANFAAT PENEMUAN

Sebagai negara agraris, pembangunan pertanian berkelanjutan menjadi keharusan agar sumber daya alam yang ada sekarang ini dapat terus dimanfaatkan untuk kurun waktu yang relatif lama.

Dengan adanya PLTMH sehingga tersedia sumber energi berupa tenaga listrik yang ramah lingkungan dengan biaya operasional maupun pemeliharaan secara ekonomis sangat efisien dan mudah perawatannya, guna meningkatkan kualitas hidup, dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pedesaan.

Data Publications

LOCATION ANALYTICS UNTUK PEMILIHAN LOKASI OPTIMAL GERAI RITEL BAHAN BANGUNAN DAN PERALATAN RUMAH TANGGA DI KOTA TANGERANG SELATAN

Retail

04 Sep 2026

Aditya Jaelawijaya

LOCATION ANALYTICS UNTUK PEMILIHAN LOKASI OPTIMAL GERAI RITEL BAHAN BANGUNAN DAN PERALATAN RUMAH TANGGA DI KOTA TANGERANG SELATAN

Pertumbuhan sektor properti dan permukiman di Kota Tangerang Selatan mendorong peningkatan permintaan terhadap produk perbaikan rumah (home improvement) dan bahan bangunan. Namun, penentuan lokasi gerai ritel modern kerap dihadapkan pada ketidakpastian spasial dan risiko kegagalan investasi akibat keterbatasan analisis konvensional yang tidak mempertimbangkan interaksi keruangan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan lokasi optimal bagi ekspansi gerai ritel bahan bangunan dan peralatan rumah tangga di Kota Tangerang Selatan dengan memanfaatkan pendekatan Location Analytics berbasis Multi-Criteria Spatial Scoring pada platform GEO MAPID. Metode yang digunakan mengintegrasikan variabel jaringan jalan primer (arteri/kolektor utama), sebaran permukiman dan ruko komersial, kluster sebaran toko kompetitor eksisting, serta pemodelan Point of Interest (POI) dan data demografi melalui fitur SINI GEO MAPID ke dalam agregasi grid heksagon berstandar H3. Hasil analisis menunjukkan bahwa zona kesesuaian sangat tinggi (high suitability) terkonsentrasi secara linier di sepanjang koridor jalan arteri utama, khususnya pada kluster Paku Jaya – Serpong Utara, koridor Pondok Aren – Bintaro, dan simpul Ciputat – Pamulang. Area-area tersebut memiliki nilai aksesibilitas prima, visibilitas tinggi, serta kepadatan demografi konsumen hunian yang masif. Pendekatan spatial scoring heksagon pada GEO MAPID terbukti efektif memetakan potensi pasar mikro secara presisi, meminimalkan risiko kanibalisasi gerai, dan memberikan rekomendasi lokasi ekspansi bisnis ritel yang berbasis data spasial komprehensif.

17 min read

206 view

1 Projects

Identifikasi Area Rentan Pencemaran Pada Sekitar Kawasan Industri di Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara

Environment

09 Apr 2026

Mutiara Saragi

Identifikasi Area Rentan Pencemaran Pada Sekitar Kawasan Industri di Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara

Identifikasi area rentan pencemaran di Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara menunjukkan bahwa kedekatan industri dan permukiman menciptakan risiko lingkungan yang luas, sehingga diperlukan perencanaan berbasis data dan risiko untuk tetap mengakomodasi daya dukung dan daya tampung ruang.

16 min read

2475 view

Estimasi Parameter Vₛ₃₀ dan Analisis Amplifikasi Getaran Tanah pada Infrastruktur Strategis di Sepanjang Sesar Lembang

Climate & Disaster

07 Apr 2026

Fataya Tasya Donita

Estimasi Parameter Vₛ₃₀ dan Analisis Amplifikasi Getaran Tanah pada Infrastruktur Strategis di Sepanjang Sesar Lembang

Analisis risiko gempa Sesar Lembang berdasarkan klasifikasi situs tanah Vₛ₃₀ dan sebaran infrastruktur strategis. Mengungkap bagaimana kondisi geologi permukaan, mulai dari endapan danau lunak hingga singkapan batuan tua, memengaruhi tingkat penguatan guncangan pada fasilitas publik di Bandung Barat dan sekitarnya.

20 min read

1585 view

1 Projects

Analisis Spasial Kelayakan Pembangunan Toko Bangunan di Kota Majene

Research

20 Mar 2026

Wawan Firgiawan

Analisis Spasial Kelayakan Pembangunan Toko Bangunan di Kota Majene

Proyek ini bertujuan untuk menganalisis dan memetakan lokasi potensial pembangunan toko bangunan di wilayah Kota Majene dengan memanfaatkan teknologi Sistem Informasi Geografis (SIG/GIS) dan metode analisis spasial multi-kriteria. Kegiatan ini berangkat dari meningkatnya kebutuhan bahan bangunan akibat pertumbuhan permukiman, infrastruktur, serta renovasi pasca-bencana di Majene. Dengan pendekatan berbasis data spasial, penelitian ini akan mengidentifikasi zona strategis dan kelayakan lokasi berdasarkan kombinasi faktor permintaan pasar, aksesibilitas, persaingan usaha, daya beli masyarakat, kedekatan dengan pemasok, serta risiko bencana.

12 min read

2758 view

2 Projects

Terms and Conditions
Introductions
  • MAPID is a platform that provides Geographic Information System (GIS) services for managing, visualizing, and analyzing geospatial data.
  • This platform is owned and operated by PT Multi Areal Planing Indonesia, located at