Lokasi-Lokasi Potensial untuk Pertumbuhan Ekonomi dari Arah Kebijakan Area TOD, Jakarta

11 November 2022

By: Almira S N

Open Data

Kesesuaian Lahan (Middle-up)

Open Data

Kesesuaian Lahan (Middle-low)

Open Project

Potential Locations for Economic Growth from the TOD Area Policy Direction, Jakarta

Lokasi-Lokasi Potensial untuk Pertumbuhan Ekonomi dari Arah
Kebijakan Area TOD, Jakarta

F&B Business and Opportunities in Jakarta

Indonesia's food and beverage (F&B) business opportunities are quite promising, especially in Jakarta. As Indonesia's capital and bustling center, it is not surprising that Jakarta is the ideal city to develop this business. This is because the majority of the people work in the tertiary (services) and quaternary (information and technology-based services) sectors which are no longer related to food production (Statistics Jakarta, 2022).

In addition, the behavior of people in Jakarta is relatively consumptive, making this city ideal as an F&B business market (Adzkiya, 2017). The community's behavior also impacts their consumption patterns, where workers prefer buying rather than cooking food. Of course, this impacts the development of the F&B business in Jakarta. One type of F&B business that is increasingly popular is the F&B Express business.

What is F&B Express Business?

This business is a type of business that runs in the food and beverage business that prioritizes stop-and-go and service delivery without providing dine-in. Usually, the FnB Express business is identical to the fast food and beverage business, requiring a simple kitchen and a not-so-wide space to prepare customer orders.

This business generally uses the concept and system of serving services that are efficient and practical, adapted to the lifestyle of the community, especially for workers who have a high level of mobility (BPS, 2020). This project was created to project Cilandak District as a new economic development area in Jakarta to establish an F&B Express business. The researchers classify the opportunities of two types of classes in this business development into low-medium and medium-high.

Cilandak sub-district was chosen as the observation location because this area will be developed as a Transit Oriented Area (TOD), there are the first and last stops for MRT transportation modes, and the land use is dominated by mixed land use.

Lokasi-Lokasi Potensial untuk Pertumbuhan Ekonomi dari Arah
Kebijakan Area TOD, Jakarta

Lokasi-Lokasi Potensial untuk Pertumbuhan Ekonomi dari Arah
Kebijakan Area TOD, Jakarta

Lokasi-Lokasi Potensial untuk Pertumbuhan Ekonomi dari Arah
Kebijakan Area TOD, Jakarta

Lokasi-Lokasi Potensial untuk Pertumbuhan Ekonomi dari Arah
Kebijakan Area TOD, Jakarta

Photos source: pinterest.com

Data and Methods

The weighted overlay is used to analyze strategic locations to build an F&B Express business in Cilandak District. Some of the data and criteria used in conducting the analysis are:

Lokasi-Lokasi Potensial untuk Pertumbuhan Ekonomi dari Arah
Kebijakan Area TOD, Jakarta

Lokasi-Lokasi Potensial untuk Pertumbuhan Ekonomi dari Arah
Kebijakan Area TOD, Jakarta

Results and Discussion

The collection and processing analysis results were weighted overlay according to the weighted criteria in the table above. It is known that the area has the potential to build an F&B Express business according to the low-middle and middle-high is the Lebak Bulus area. This is because this area has been developed as a TOD area following Pergub No 15 Tahun 2020 with the Lebak Bulus MRT Station, the second busiest MRT station and the earliest and final departure point for the MRT.

Middle-Low Land Use Suitability

Lokasi-Lokasi Potensial untuk Pertumbuhan Ekonomi dari Arah
Kebijakan Area TOD, Jakarta

Middle-High Land Use Suitability

Lokasi-Lokasi Potensial untuk Pertumbuhan Ekonomi dari Arah
Kebijakan Area TOD, Jakarta

The Lebak Bulus area has the potential to develop a mixed-function land of 200,000 m2. This is due to the influence of the TOD area on the Lebak Bulus MRT station. Thus, this area makes it suitable to be used as an F&B Express business location in Jakarta.

Writer:

Almira S N, Bagas Wahyu Lazuardi, Mira Maha Devani, Naufal Abiyyu, Qonieta Maulidya 

Reference:

Adzkiya, A. (2017). Analysis of Consumptive Behavior of the Jakarta Society and its Driving Factors. Accessed from: https://repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/41875/2/ANNISA%20ADZKIYA-FEB.pdf on 28 September 2022

Central Bureau of Statistics, 2020. Analysis of Labor Mobility. Jakarta: Central Bureau of Statistics.

Jakarta Statistics. 2022. WORKERS IN DKI JAKARTA IN AUGUST 2021. Accessed from: https://statistik.jakarta.go.id/pekerja-di-dki-jakarta-pada-agustus-2021/ on 28 September 2022

Data Publikasi

PENENTUAN LOKASI STRATEGIS BISNIS F&B 
BERBASIS DATA DEMOGRAFI DAN POLA AKTIVITAS 
DI KOTA BANDUNG

Makanan dan Minuman

14 Mar 2026

AFI INTERN MAPID

PENENTUAN LOKASI STRATEGIS BISNIS F&B BERBASIS DATA DEMOGRAFI DAN POLA AKTIVITAS DI KOTA BANDUNG

Strategi sukses bisnis F&B di Bandung melalui analisis variabel demografi, POI, dan teknologi geospasial untuk pemilihan lokasi usaha yang akurat.

24 menit baca

129 dilihat

1 Proyek

Analisis Lokasi Strategis Coffee Shop di Jakarta Pusat Menggunakan GIS dan QGIS

Makanan dan Minuman

07 Mar 2026

Muh Fiqri Abdi Rabbi

Analisis Lokasi Strategis Coffee Shop di Jakarta Pusat Menggunakan GIS dan QGIS

Abstrak Pertumbuhan industri coffee shop di kawasan perkotaan mendorong meningkatnya kebutuhan akan metode yang sistematis dalam menentukan lokasi usaha yang strategis. Pemilihan lokasi yang tidak tepat dapat mengakibatkan rendahnya jumlah pengunjung serta tingginya tingkat persaingan dengan usaha sejenis. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan berbasis data untuk mengidentifikasi lokasi yang memiliki potensi pasar tinggi serta aksesibilitas yang baik terhadap pusat aktivitas kota. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi lokasi potensial pembukaan coffee shop baru di wilayah Jakarta Pusat dengan memanfaatkan teknologi Geographic Information System (GIS). Metode yang digunakan mengintegrasikan analisis potensi wilayah dengan analisis aksesibilitas menggunakan pendekatan service area dan overlay spasial. Data yang digunakan meliputi grid potensi lokasi hasil analisis Site Analyst, batas administrasi wilayah, data stasiun transportasi publik, pusat perbelanjaan, serta data coffee shop eksisting. Analisis dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu pengolahan data spasial, penggabungan nilai potensi lokasi dengan wilayah administratif, pembuatan service area dari stasiun dan pusat perbelanjaan, serta proses overlay untuk mengidentifikasi area yang memiliki kombinasi potensi pasar dan aksesibilitas tinggi. Hasil analisis menunjukkan bahwa wilayah yang memiliki potensi tinggi untuk pengembangan coffee shop umumnya berada pada area yang dekat dengan pusat aktivitas kota, khususnya simpul transportasi dan kawasan perdagangan. Area yang berada dalam jangkauan service area dari fasilitas tersebut menunjukkan tingkat aksesibilitas yang lebih baik dan memiliki peluang yang lebih besar untuk menarik pengunjung. Berdasarkan hasil pemeringkatan lokasi kandidat, diperoleh beberapa titik lokasi yang direkomendasikan sebagai lokasi potensial untuk pembukaan coffee shop baru di Jakarta Pusat. Penelitian ini menunjukkan bahwa pemanfaatan GIS dalam analisis lokasi usaha dapat membantu proses pengambilan keputusan secara lebih objektif dan berbasis data, sehingga dapat meningkatkan efektivitas dalam menentukan lokasi bisnis yang strategis.

9 menit baca

149 dilihat

1 Proyek

Analisis Kesesuaian Lahan untuk Pengembangan Permukiman di Yogyakarta: Pendekatan Multi-Kriteria Berbasis Risiko dan Valuasi Ekonomi

Perencanaan Kota

24 Feb 2026

MAPID

Analisis Kesesuaian Lahan untuk Pengembangan Permukiman di Yogyakarta: Pendekatan Multi-Kriteria Berbasis Risiko dan Valuasi Ekonomi

Jelajahi dampak urbanisasi di Daerah Istimewa Yogyakarta dan bagaimana MCDA berbasis GIS membantu menentukan lokasi hunian yang aman, ekonomis, dan berkelanjutan.

35 menit baca

347 dilihat

1 Proyek

Evaluasi Risiko Banjir dan Kesesuaian Lokasi Pusat Bisnis di Kabupaten Demak Menggunakan Data Citra SAR (Sentinel 1-A GRD)

Iklim dan Bencana

21 Nov 2025

Rizki Amara Putri

Evaluasi Risiko Banjir dan Kesesuaian Lokasi Pusat Bisnis di Kabupaten Demak Menggunakan Data Citra SAR (Sentinel 1-A GRD)

Demak: High-Flood Risk, High-Demand Market

10 menit baca

1033 dilihat

2 Data

1 Proyek

Syarat dan Ketentuan
Pendahuluan
  • MAPID adalah platform yang menyediakan layanan Sistem Informasi Geografis (GIS) untuk pengelolaan, visualisasi, dan analisis data geospasial.
  • Platform ini dimiliki dan dioperasikan oleh PT Multi Areal Planing Indonesia, beralamat