KENAPA MENGUSUNG TEMA INI?
Sejak mulai beroperasinya kantor Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) di Kawasan Inti Pusat Pemerintah IKN, kebutuhan bahan pokok termasuk daging sapi segar mengalami peningkatan yang signifikan. Saat ini, sekitar 500 pegawai telah menempati Rusun ASN 1 IKN, dan kebutuhan akan akses pangan yang cepat, aman, dan efisien menjadi sangat mendesak.
Salah satu sumber protein utama dalam pola makan masyarakat Indonesia adalah daging sapi. Saat ini, Pasar Sukaraja di Kecamatan Sepaku menjadi titik distribusi utama, namun keterbatasan moda transportasi roda empat menjadi tantangan logistik yang perlu diatasi. Untuk itu, direncanakan pembangunan Pasar Baru di dekat Rusun ASN 1 IKN untuk mendekatkan akses masyarakat terhadap sumber pangan segar.
Kajian ini dilakukan untuk mendukung optimasi logistik pangan dengan 3 tujuan utama:
-
1.Menganalisis jalur logistik daging sapi segar eksisting dari Rumah Potong Hewan (RPH) atau Tempat Potong Hewan (TPH) ke Rusun ASN 1 IKN;
-
2.Menganalisis Potensi Lokasi Gudang Cold Storage untuk Mendukung Distribusi Logistik Pangan di IKN;
-
3.Mengidentifikasi Keterjangkauan 10 menit Potensi Lokasi Gudang Cold Storage terhadap fasilitas publik yang sudah beroperasi di IKN.
Disclaimer di awal: data-data dan analisis yang saya punya disini adalah hasil eksplorasi pribadi dan murni untuk tujuan belajar dan eksplorasi. Masih perlu dilakukan validasi ke bagian instansi resmi terkait, yakni salah satunya adalah Direktorat Ketahanan Pangan OIKN.
METODOLOGI ANALISIS
1. Area Kajian
Untuk tujuan analisis jalur logistik eksisting, dipilih lokasi RPH/TPH dan pasar besar di 2 Kecamatan, yaitu Sepaku dan Penajam, yaitu:
a. Kecamatan Sepaku: TPH Yatiman, Pasar Rebo Sukaraja Sepaku
b. Kecamatan Penajam: UPT RPH Distan Kab. PPU, Pasar Petung
Untuk saat ini, wilayah IKN yang prioritas dibangun terletak di Kecamatan Sepaku, lokasi Rusun ASN 1 dan Pasar Baru IKN juga berada di kecamatan ini.

2. Data dan Tools yang digunakan

HASIL DAN PEMBAHASAN
1. Simulasi Jalur Logistik Daging Sapi Eksisting
a. Jalur Kecamatan Sepaku: TPH Yatiman -> Pasar Rebo Sukaraja Sepaku -> Rusun ASN 1 IKN

b. Jalur Kecamatan Penajam: UPT RPH Distan Kab. PPU -> Pasar Petung -> Rusun ASN 1 IKN

Untuk jalur logistik dengan rute di wilayah Kecamatan Sepaku membutuhkan waktu sekitar 31 menit dari lokasi TPH Yatiman ke Rusun ASN 1 IKN. Di sisi lain, diperlukan sekitar 1 jam 28 menit untuk rute dari UPT RPH Distan Kab. PPU ke Rusun ASN 1 IKN.
Angka ini bersifat estimasi, mengingat kemungkinan ada hambatan lain yang bisa menambah lamanya waktu logistik, seperti kondisi jalan yang sempit atau kemacetan.
2. Potensi Lokasi Gudang Cold Storage
Pembangunan Gudang Cold Storage di dekat Pasar Baru IKN dapat menjadi salah satu solusi untuk penyimpanan daging sapi serta bahan pangan lainnya, seperti sayuran, ikan, dan ayam. Berdasarkan Lampiran Perka OIKN tentang RDTR Wilayah KIPP IKN (tabel di bawah), pembangunan cold storage ini diizinkan di area dengan kategori Perdagangan dan Jasa Skala Kota dengan keterangan status I (Inti), yakni kegiatan merupakan fungsi utama zona, diizinkan penuh dan tanpa syarat tambahan dari sisi kesesuaian tata ruang.
Dengan demikian, untuk melakukan pembangunan Gudang Cold Storage, dapat langsung melanjutkan koordinasi dengan Otorita IKN dan berproses ke tahapan perencanaan teknis seperti IMB/PKKPR, izin lingkungan, dan desain siteplan.

(Lampiran Perka OIKN tentang RDTR Wilayah KIPP IKN, perka-otorita-no-1-tahun-2023-rdtr-kipp-ikn.pdf)
Apabila ditinjau dari jarak, potensi lokasi pembangunan Gudang Cold Storage berjarak sekitar 0,82 km dari Pasar Baru IKN (pada peta tertulis 'Rencana Pasar'). Apabila dikonversi ke waktu tempuh dengan kecepatan rata-rata kendaraan 40 km/jam. Maka hanya diperlukan waktu sekitar 1,23 menit untuk distribusi daging dari Gudang Cold Storage ke Pasar Baru IKN.
Selain itu, daging dapat dikirim dari RPH lokal di Kecamatan Sepaku atau Penajam setiap 2–3 hari, bukan harian sehingga dapat mengurangi biaya operasional transportasi. Gudang Cold Storage dapat menyimpan bahan pangan selama seminggu, bahkan sampai setahun bergantung pada jenis cold storage yang dibangun.

3. Keterjangkauan 10 menit dari Potensi Lokasi Gudang Cold Storage
Selain ditujukan ke Pasar Baru IKN, distribusi bahan pangan dari gudang cold storage juga dapat ditujukan pada beberapa fasilitas publik yang sudah beroperasi di IKN, seperti hotel, rumah sakit dan kantor seperti pada gambar di bawah.

Dengan fitur isochrone di GEOMAPID, dapat dilihat bahwa potensi lokasi Gudang Cold Storage diestimasikan dapat menjangkau fasilitas-fasilitas publik dengan waktu berkendara mobil selama 10 menit. Hal ini dapat mendukung adanya cita-cita IKN untuk mendukung adanya ten-minute city, yakni pendekatan perencanaan kota berkelanjutan yang berfokus pada aksesibilitas ruang dan layanan dasar dalam waktu tempuh maksimal 10 menit. Meskipun tidak berhubungan langsung, Gudang Cold Storage di lokasi yang strategis berperan penting untuk mendukung keberlanjutan dan fungsi kota, khususnya dalam penyediaan bahan pangan yang dapat dijangkau masyarakat dalam waktu 10 menit.
KESIMPULAN
- Efisiensi Rute Logistik Jalur distribusi dari TPH Yatiman di Kecamatan Sepaku ke Rusun ASN 1 IKN lebih efisien dengan estimasi waktu 31 menit dibandingkan rute dari UPT RPH Distan Kab. PPU yang memerlukan 1 jam 28 menit. Pemilihan rute logistik yang lebih dekat penting untuk menjamin kesegaran daging dan efisiensi waktu pengiriman.
- Kelayakan Pembangunan Gudang Cold Storage Pembangunan cold storage di dekat Pasar Baru IKN dinilai layak dan sesuai tata ruang karena berada di zona Perdagangan dan Jasa Skala Kota dengan status kegiatan inti (I). Lokasi yang hanya berjarak ±0,82 km dari pasar memungkinkan distribusi cepat (±1,23 menit), serta mendukung efisiensi logistik dan pengurangan frekuensi pengiriman harian dari RPH.
- Dukungan untuk Ten-Minute City Berdasarkan analisis isochrone menggunakan GEOMAPID, lokasi potensial cold storage memiliki jangkauan distribusi hingga 10 menit ke berbagai fasilitas publik seperti rumah sakit, kantor, dan hotel di IKN. Hal ini mendukung prinsip kota 10 menit dan memperkuat peran cold storage sebagai simpul distribusi pangan strategis di kawasan inti pusat pemerintahan IKN.
DAFTAR PUSTAKA
- Data Pasar dan RPH Kabupaten PPU: BPS, Disperindag, Dinas Peternakan
- QGIS Documentation. (2023). QGIS Network Analysis and QuickOSM Plugin. Retrieved from https://docs.qgis.org
- GEOMAPID. (2024). User Guide: Tools for Urban Accessibility and Isokron Analysis. Retrieved from https://geomapid.id
- OpenStreetMap Contributors. (2024). Geospatial Data Extract. Retrieved from https://www.openstreetmap.org
- Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN). (2024). Rencana Detail Tata Ruang Wilayah KIPP IKN. Retrieved from perka-otorita-no-1-tahun-2023-rdtr-kipp-ikn.pdf
- Kementerian PUPR. (2023). Panduan Perencanaan Kota 10 Menit (Ten-Minute City).