Multi-Criteria Decision Analysis (MCDA) for New Branch Location

Multi-Criteria Decision Analysis (MCDA) for New Branch Location

Dalam proses ekspansi bisnis, memilih lokasi cabang baru bukan sekadar soal “ramai atau tidak”. Keputusan yang lebih presisi membutuhkan pendekatan berbasis data: melihat demografi, aktivitas ekonomi, POI (Point of Interest), hingga konteks risiko di sekitar lokasi. Di sinilah fitur Site Selection dan Site Analysis di GEO MAPID berperan.

Pada video ini, kamu akan mempelajari dua fitur inti GEO MAPID untuk membantu mengidentifikasi lokasi terbaik berdasarkan parameter tertentu, lalu melakukan analisis lanjutan untuk menghasilkan insight yang bisa dipakai dalam decision making. Tutorial ini menggunakan studi kasus bisnis retail (toko daging) untuk menunjukkan penerapan yang relevan di dunia nyata.

Apa yang akan kamu pelajari di video ini?

Pada tutorial ini, kamu akan mempelajari:

  • Perbedaan fungsi Site Selection vs Site Analysis
  • Cara menentukan Area Analisis (contoh: Kota Depok)
  • Cara mengatur grid (persegi/segi enam) dan ukuran grid (contoh: 1000 m)
  • Cara memilih parameter yang akan memengaruhi hasil scoring
  • Cara menjalankan proses selection hingga menghasilkan ranking lokasi terbaik
  • Cara melakukan analisis mendalam pada titik teratas menggunakan Site Analysis

Menentukan parameter: manual vs dibantu AI

Salah satu bagian terpenting dalam Site Selection adalah pemilihan parameter, karena hasilnya sangat bergantung pada apa yang kamu prioritaskan.

Di video ini, kamu akan dikenalkan dengan dua jenis parameter utama:

  • POI (Point of Interest): aktivitas/titik penting di sekitar area (hingga level kategori → subkategori → entitas spesifik/brand)
  • Demografi: atribut populasi seperti kepadatan, usia, pendidikan, pekerjaan, dan lainnya

Kamu juga akan melihat cara menggunakan fitur AI untuk membantu menyusun parameter dari prompt - misalnya untuk use case membuka cabang toko daging dengan target ibu rumah tangga. AI akan memberi rekomendasi parameter beserta reasoning, dan kamu masih bisa menyesuaikan:

  • Sifat parameter (positif/negatif: mendekati vs menjauhi)
  • Bobot parameter sesuai prioritas bisnis

Output Site Selection: scoring grid & ranking lokasi

Setelah parameter ditetapkan, GEO MAPID akan melakukan scoring dan menghasilkan grid dengan kategori kesesuaian (dari sangat sesuai hingga sangat tidak sesuai) serta daftar 10 titik terbaik berdasarkan perankingan. Ini membantu kamu memfokuskan analisis hanya pada kandidat lokasi paling potensial.

Site Analysis: insight mendalam untuk decision making

Pada tahap Site Analysis, kamu akan belajar menganalisis titik teratas secara lebih detail (contoh: menggunakan isochrone 10 menit dengan mobil). Insight yang bisa ditampilkan mencakup:

  • Demografi detail (kepadatan, pertumbuhan penduduk, usia, pendidikan, pekerjaan, dll.)
  • People Spending (contoh: pengeluaran terkait daging sesuai use case)
  • Perkiraan nilai/harga tanah & guna lahan
  • Risiko kebencanaan (contoh: banjir/longsor/tsunami)
  • POI sekitar (hingga level kategori umum sampai entitas spesifik)

Hasilnya, kamu tidak hanya mendapatkan “lokasi terbaik”, tetapi juga alasan dan konteks datanya untuk mendukung keputusan bisnis.

Next lesson

Business Data Collection with FORM MAPID

Course Contents

Syarat dan Ketentuan
Pendahuluan
  • MAPID adalah platform yang menyediakan layanan Sistem Informasi Geografis (GIS) untuk pengelolaan, visualisasi, dan analisis data geospasial.
  • Platform ini dimiliki dan dioperasikan oleh PT Multi Areal Planing Indonesia, beralamat