Setelah data demografi, SES (status ekonomi-sosial), serta retail & perdagangan berhasil diimpor, langkah penting berikutnya adalah memvisualisasikan data agar lebih mudah dibaca dan dipakai untuk pengambilan keputusan. Data mentah sering kali sulit diinterpretasikan jika tidak ditampilkan dengan cara yang tepat—di sinilah Smart Styling berperan.
Pada video ini, kamu akan belajar bagaimana melakukan smart styling di GEO MAPID untuk mengubah layer data menjadi visual yang informatif: lengkap dengan klasifikasi, skema warna, dan legenda. Hasilnya, kamu bisa lebih cepat mengidentifikasi area berpotensi tinggi untuk kebutuhan analisis bisnis, seperti pemilihan lokasi cabang atau evaluasi pasar.
Di tutorial ini, kamu akan mempelajari:
Tutorial ini merupakan tahapan penting dalam workflow analisis lokasi: dari data → menjadi insight visual. Dengan styling yang tepat, kamu akan lebih siap untuk masuk ke tahap berikutnya seperti:
Toolbox MAPID for Business Decision Making
Penjelasan dasar konsep spatial thinking dalam konteks bisnis: bagaimana lokasi dan data spasial bisa mendukung ekspansi cabang, strategi pemasaran berbasis lokasi, hingga mengukur performa outlet.
Mengenalkan UI
Digitasi mengenai infrastruktur -> Kawasan Industri (Banyak Persil) (Cover 3 tipe geometeri).
Studi kasus impor data demografi (usia, income level) dan kepadatan penduduk untuk analisis pasar potensial cabang baru.
Melanjutkan/Melakukan styling pada data yang sudah di show (import).
Preliminary Survei -> Area, Isochrone, Buffer (menghitung berapa supermarket ada didalam radius 5 km).
Use case SNJ. Outlet Expansion.
Form Survey Market KJPP.