Analisis Kelayakan Lokasi Pembukaan Coffee Shop di Kota Samarinda: Pemetaan Potensi, Persaingan, dan Risiko

22 November 2025

By: Randi Arman Pratama

Open Project

Final Proyek

Coffee Shop

Peta Kelayakan Lokasi Coffee Shop Kota Samarinda

Ringkasan eksekutif

Analisis ini mengevaluasi kelayakan lokasi untuk mendirikan coffee shop di Kota Samarinda dengan mengintegrasikan data kepadatan penduduk, kedekatan ke pusat aktivitas (mall, kampus, perkantoran), tingkat persaingan (jumlah coffee shop dalam radius), aksesibilitas jalan utama, dan risiko banjir di wilayah aliran Sungai Mahakam. Hasilnya disajikan sebagai peta kelayakan berperingkat (score map) yang menandai kandidat lokasi terbaik hingga yang kurang layak, disertai penjelasan faktor dominan yang memengaruhi skor tiap titik agar pembaca Mapid dapat langsung memahami alasan rekomendasi.

Tujuan analisis

Menentukan dan memprioritaskan 5–10 lokasi calon outlet coffee shop yang memiliki kombinasi terbaik antara potensi pelanggan (footfall & demografi), visibilitas dan aksesibilitas, peluang pasar (kompetisi dan niche), serta risiko lingkungan yang dapat mempengaruhi operasional dan biaya—sebagai dasar keputusan bisnis dan rencana survei lapangan.

Data dan metode singkat

Analisis menggunakan layer: batas administrasi Samarinda, kepadatan penduduk (choropleth), POI utama (mall, kampus, pasar, perkantoran), jaringan jalan, daftar pesaing (coffee shop) dan layer banjir/low-lying area. Untuk tiap kandidat dibuat buffer 300 m dan 500 m untuk menghitung populasi, jumlah POI, dan pesaing; atribut dinormalisasi ke skala 0–1 lalu digabungkan ke dalam indeks kelayakan berbobot (contoh bobot: potensi pengunjung 30%, kepadatan 20%, persaingan 15%, biaya/sewa 15%, aksesibilitas 10%, risiko -20% jika berada di zona banjir tinggi). Semua perhitungan dan atribut disimpan di Table Viewer Mapid untuk transparansi dan reproduktibilitas.

Hasil dan peta yang dipublikasikan

Peta utama menampilkan titik kandidat berwarna berdasarkan skor (hijau = sangat layak → merah = kurang layak), peta pendukung menampilkan layer pesaing dengan simbol kafe, heatmap POI (mall/kampus), serta overlay zona banjir. Untuk tiap titik disertakan pop-up yang memuat metrik kunci: populasi dalam 300 m/500 m, jumlah pesaing 300 m, jarak ke mall/kampus terdekat, estimasi tingkat risiko banjir, dan skor akhir beserta catatan singkat rekomendasi tindakan (mis. survei lapangan, negosiasi sewa).

Berikut adalah kecamatan di Samarinda yang memiliki lokasi bagus untuk pembuatan coffee shop berdasarkan jumlah "count":

1. Samarinda Ulu: 109

2. Sungai Pinang: 75

3. Sungai Kunjang: 75

4. Palaran: 55

5. Loa Janan Ilir: 53

6. Sambutan: 46

7. Samarinda Seberang: 49

8. Samarinda Kota: 42

9. Samarinda Utara: 31

10. Samarinda Ilir: 10

Peta Olah

Rekomendasi singkat untuk pembaca

Prioritaskan kandidat dengan skor tinggi yang tidak berada di zona banjir, dekat pusat aktivitas (mall/kampus/perkantoran) dan memiliki model pesaing yang berbeda (mis. niche specialty vs kedai tradisional). Lokasi dengan sedikit pesaing namun berada dalam cluster aktivitas juga layak dipertimbangkan karena efek aglomerasi. Semua rekomendasi harus diverifikasi melalui survei lapangan untuk mengecek visibility, ketersediaan parkir, akses pejalan kaki, dan kondisi sewa yang sebenarnya.

Data Publikasi

Analisis Lokasi Potensial Pengembangan Creative Hub Berbasis MICE Sebagai Ruang Publik Kreatif di Kota Surakarta

Pariwisata

10 Apr 2026

Salina Dhiya Zahrani

Analisis Lokasi Potensial Pengembangan Creative Hub Berbasis MICE Sebagai Ruang Publik Kreatif di Kota Surakarta

Kota Surakarta dikenal sebagai kota dengan icon budaya dan aktivitas kreatif yang terus berkembang. Namun, potensi tersebut belum sepenuhnya didukung oleh ruang yang mampu mewadahi interaksi, kolaborasi, dan pertumbuhan ekonomi kreatif secara optimal. Salah satu pendekatan yang dapat menjawab kebutuhan tersebut adalah pengembangan creative hub berbasis MICE (Meetings, Incentives, Conferences, Exhibitions).

10 menit baca

152 dilihat

1 Proyek

Analisis Kerawanan Banjir dan Alokasi Pusat Siaga Bencana di Provinsi Aceh

Iklim dan Bencana

06 Apr 2026

Teguh Christianto Simbolon

Analisis Kerawanan Banjir dan Alokasi Pusat Siaga Bencana di Provinsi Aceh

Projek ini mengintegrasikan pemodelan berbasis QGIS dan AI SINI Site Selection untuk melakukan analisis kerawanan banjir di di 23 Kabupaten/Kota Provinsi Aceh. Melalui kompilasi 27 layer geospasial, projek ini membantu memetakan lokasi dengan kapasitas (POI) dan kebutuhan (demografi) yang sesuai untuk dijadikan pusat siaga bencana di daerah-daerah rawan banjir. Projek ini dapat dijadikan sebagai rekomendasi strategis bagi pengambil kebijakan dalam manajemen risiko bencana, khususnya banjir di Provinsi Aceh.

29 menit baca

481 dilihat

3 Data

1 Proyek

Analisis Potensi Area Investasi FnB berbasis spasial di Kabupaten Malang, Jawa Timur

Makanan dan Minuman

07 Apr 2026

Muhammad Ziad

Analisis Potensi Area Investasi FnB berbasis spasial di Kabupaten Malang, Jawa Timur

Analisis Area Potensial Bisnis FnB di Kabupaten Malang

12 menit baca

200 dilihat

1 Proyek

Analisis Lokasi Strategis untuk Pengembangan Kafe sebagai Third Place di Kota Magelang

Makanan dan Minuman

07 Apr 2026

Manda Amelia Rahmadani

Analisis Lokasi Strategis untuk Pengembangan Kafe sebagai Third Place di Kota Magelang

Di mana lokasi terbaik untuk mengembangkan kafe di Kota Magelang? Melalui analisis spasial berbasis MAPID, studi ini mengidentifikasi area paling potensial dengan mempertimbangkan aksesibilitas, aktivitas masyarakat, dan dinamika perkotaan untuk mendukung kafe sebagai third place.

8 menit baca

197 dilihat

1 Proyek

Syarat dan Ketentuan
Pendahuluan
  • MAPID adalah platform yang menyediakan layanan Sistem Informasi Geografis (GIS) untuk pengelolaan, visualisasi, dan analisis data geospasial.
  • Platform ini dimiliki dan dioperasikan oleh PT Multi Areal Planing Indonesia, beralamat