[GEODATA] Demografi Indonesia

04 April 2023

By: MAPID

Open Project

Demografi Penduduk Indonesia Tingkat Kabupaten Kota s/d Kelurahan

Open Project

Demografi Penduduk Indonesia Tingkat Kabupaten Kota s/d Kelurahan

[GEODATA] Demografi Indonesia

[GEODATA] Demografi Indonesia

Demografi adalah studi tentang kependudukan yang fokus kepada tren atau pola penduduk dari waktu ke waktu serta parameter-parameter yang mengikutinya. Parameter atau topik demografi antara lain adalah jumlah penduduk, usia, jenis kelamin, status perkawinan, ras/etnis, status ekonomi, natalitas dan mortalitas (Axinn, 2016). Lembaga atau instansi yang berwenang dalam pencatatan data demografi di Indonesia adalah Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) serta Badan Pusat Statistik (BPS). Kedua lembaga ini memiliki metode yang berbeda dalam pencatatan data, BPS cenderung menggunakan pendekatan survei dengan tiga metode yaitu sensus penduduk, survei penduduk dan registrasi penduduk. Sementara itu, Dukcapil menggunakan pendekatan administrasi dalam pendataan penduduk. Namun, meski metodenya berbeda tetapi saat ini hasil yang dihasilkan sudah hampir sama karena baik BPS maupun Dukcapil melakukan pendataan berbasis KTP elektronik.

Berdasarkan laporan yang dikeluarkan oleh Dukcapil akhir 2021 lalu, jumlah penduduk Indonesia sudah mencapai 273,87 juta jiwa pada 31 Desember 2021. Jumlah tersebut naik sebesar 2,52 juta jiwa dibanding periode 2020 dengan rincian 138,30 juta jiwa merupakan laki-laki (50,5%) dan 135,57 juta jiwa adalah perempuan (49,5%). Jika dilihat dari tingkat daerah, Jawa Barat merupakan provinsi dengan jumlah penduduk tertinggi yakni 48,22 juta jiwa, lalu Kalimantan Utara memiliki penduduk paling rendah yaitu 698 ribu jiwa.

Besarnya jumlah penduduk menjadikan Indonesia memiliki potensi yang sedemikian besar dalam pemanfaatan penduduk, apalagi tahun 2045 diprediksi mengalami bonus demografi. Hal-hal yang dapat dimanfaatkan antara lain adalah angkatan kerja, konsumen potensial, tenaga kerja terampil dan lain sebagainya.

Data demografi menjadi sangat penting mengingat dalam penyusunan kebijakan untuk mengatasi permasalahan seperti pendidikan, kesehatan, ekonomi dan sosial diperlukan keterlibatan sebuah data atau Big Data jika skalanya besar. Tindakan yang dilakukan berdasarkan data akan memecahkan masalah lebih komprehensif daripada melakukan sesuatu secara impulsif.

Oleh karena itu MAPID mengakomodasi kebutuhan data khususnya demografi yang sudah dikemas dalam bentuk data lokasi. Data ini kami susun berdasarkan rilisan BPS dan Dukcapil terbaru yang menjangkau hingga tingkat administrasi desa/kelurahan di seluruh Indonesia. Pelbagai parameter kependudukan yang dapat diketahui mulai dari jumlah penduduk laki-laki maupun perempuan, jumlah Kepala Keluarga (KK), kelompok usia, tingkat pendidikan, profesi dan masih banyak lagi. Contoh penggunaan datanya adalah seperti mencari peluang bisnis kafe di sebuah lokasi dengan pertimbangan usia konsumen potensial, prioritas pembangunan fasilitas pendidikan di daerah yang memiliki penduduk usia sekolah tinggi tetapi jumlah sekolahnya masih rendah dan masih banyak lagi.

Data demografi ini dapat diakses oleh pengguna GEO MAPID melalui fitur Attach Layer di Map Editor dan SINI pada Map Viewer.

[GEODATA] Demografi Indonesia [GEODATA] Demografi Indonesia

Referensi:

  • Axinn, W. G., Scott, K. M., & Chardoul, S. A. (2016). Demography of Mental Health. Encyclopedia of Mental Health, 18–25. https://doi.org/10.1016/b978-0-12-397045-9.00101-4
  • Dukcapil, K. J. (2019, May 4). Data Kependudukan Modal Besar big data di Indonesia. Dinas Dukcapil. Retrieved March 22, 2022, from https://dukcapil.jembranakab.go.id/berita/data-kependudukan-modal-besar-big-data-di-indonesia.html#:~:text=Salah%20satunya%20dilakukan%20Direktorat%20Jenderal,Kemendagri)%20dengan%20membenahi%20pelayanan%20publik.
  • Idris, M. (2021, July 18). Apa Itu Demografi Dan bonus demografi?. KOMPAS.com. Retrieved March 22, 2022, from https://money.kompas.com/read/2021/07/18/100310526/apa-itu-demografi-dan-bonus-demografi?page=all
  • Kusnandar, V. B. (2022, February 10). Jumlah Penduduk indonesia capai 273 Juta Jiwa Pada Akhir 2021: Databoks. Databoks Pusat Data Ekonomi dan Bisnis Indonesia. Retrieved March 22, 2022, from https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2022/02/10/jumlah-penduduk-indonesia-capai-273-juta-jiwa-pada-akhir-2021#:~:text=Direktorat%20Jenderal%20Kependudukan%20dan%20Pencatatan,selama%20periode%20Juni%2DDesember%202021.

Data Publikasi

PENENTUAN LOKASI STRATEGIS BISNIS F&B 
BERBASIS DATA DEMOGRAFI DAN POLA AKTIVITAS 
DI KOTA BANDUNG

Makanan dan Minuman

14 Mar 2026

AFI INTERN MAPID

PENENTUAN LOKASI STRATEGIS BISNIS F&B BERBASIS DATA DEMOGRAFI DAN POLA AKTIVITAS DI KOTA BANDUNG

Strategi sukses bisnis F&B di Bandung melalui analisis variabel demografi, POI, dan teknologi geospasial untuk pemilihan lokasi usaha yang akurat.

24 menit baca

129 dilihat

1 Proyek

ANALISIS KESIAPAN BONUS DEMOGRAFI KOTA BANDUNG: SINYAL INVESTASI JANGKA PANJANG

Perencanaan Kota

11 Mar 2026

Khofifatun Nurrohmah INTERN MAPID

ANALISIS KESIAPAN BONUS DEMOGRAFI KOTA BANDUNG: SINYAL INVESTASI JANGKA PANJANG

Analisis sektor ekonomi potensial dan tipologi wilayah di Kota Bandung memberikan peta jalan bagi investor dan pemerintah untuk optimalisasi momentum bonus demografi dan percepatan pembangunan ekonomi.

37 menit baca

128 dilihat

1 Data

Analisis Pemetaan Titik Kemacetan alur Akses di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) dengan Location Analytics

Perencanaan Kota

29 Sep 2025

Muhammad Azriel Winkan Pratama

Analisis Pemetaan Titik Kemacetan alur Akses di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) dengan Location Analytics

Analisis titik kemacetan di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) melalui pendekatan Location Analytics dengan platform GeoMapid untuk kelancaran akses kampus.

14 menit baca

2279 dilihat

1 Data

1 Proyek

[GEODATA] Kajian Infrastruktur Pariwisata di Banda Neira dan Karimunjawa

Pariwisata

09 Mei 2025

MAPID

[GEODATA] Kajian Infrastruktur Pariwisata di Banda Neira dan Karimunjawa

Artikel ini mengkaji infrastruktur pariwisata di Banda Neira dan Karimunjawa menggunakan pendekatan GIS untuk menganalisis kepadatan, keterjangkauan, serta kesenjangan infrastruktur berdasarkan konsep 4A (Attraction, Amenity, Accessibility, Ancillary). Melalui metode spasial seperti KDE dan network analysis, serta analisis SWOT, kajian ini memberikan rekomendasi strategis bagi pengembangan pariwisata berkelanjutan di kedua wilayah kepulauan tersebut.

25 menit baca

4348 dilihat

1 Proyek

Syarat dan Ketentuan
Pendahuluan
  • MAPID adalah platform yang menyediakan layanan Sistem Informasi Geografis (GIS) untuk pengelolaan, visualisasi, dan analisis data geospasial.
  • Platform ini dimiliki dan dioperasikan oleh PT Multi Areal Planing Indonesia, beralamat