Pemetaan Area Banjir dan Rekomendasi Penanganannya di Desa Sekaroh Kecamatan Jerowaru Kabupaten Lombok Timur Provinsi NTB

30 March 2026

By: MUH SOFYAN SAUGANI

Open Data

WILAYAH BAHAYA ATAU TERANCAM BANJIR KABUPATEN LOMBOK TIMUR IMPORTED AT 15/MAR/2026

Open Data

[SITE SELECTION] AREA BANJIR DESA SEKAROH 25 Maret 2026

Open Data

REKOM_PENANGANAN

Open Data

JALAN_KABLOTIM_DESASEKAROH_WGS

Open Data

KONTUR_SEKAROH_5M_WGS

Open Data

BANGUNAN_DESASEKAROH_PLY_WGS

Open Project

ANALISIS BANJIR DESA SEKAROH KAB. LOTIM

Ilustrasi Bencana Banjir yang ada di Desa Sekaroh

Pendahuluan

Bencana hidrometeorologi adalah salah satu bencana yang sering dialami oleh Negara Indonesia. Bencana hidrometeorologi seperti banjir yang ada di Indonesia dipengaruhi oleh kuatnya angin barat, perubahan iklim dunia dan alih fungsi lahan yang tidak tepat. (Sularso H.S. Hengkelare et al.,2021). Desa Sakaroh, yang terletak di Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur, merupakan salah satu wilayah yang mengalami degradasi lahan akibat eksploitasi sumber daya alam yang tidak terkontrol (alih fungsi lahan). Kondisi ini diperparah dengan pertumbuhan penduduk dan kebutuhan akan lahan produktif yang terus meningkat (Setyawan, 2020).

Berdasarkan data dari MAPID Database wilayah bahaya atau terancam banjir di Kabupaten Lombok Timur membuat pengolahan data untuk mendapatkan rekomendasi penanganan banjir menjadi lebih cepat dan efisien.

Metodologi dan Dataset

Dataset yang digunakan :

  1. 1.
    Data polygon wilayah bahaya atau terancam banjir di Kabupaten Lombok Timur
  1. 2.
    Batas administrasi Desa Sekaroh
  1. 3.
    Data Penduduk Kepadatan Penduduk, Ibadah, Hiburan dan Kesenian, Industri, Kesehatan dan Pengobatan, Makanan dan Minuman, Pariwisata, Pemerintahan, Pendidikan, Perdagangan dan Retail dan Transportasi di Desa Sekaroh
  1. 4.
    Jalan Kabupaten yang ada di Desa Sekaroh
  1. 5.
    Bangunan yang ada di Desa Sekaroh
  1. 6.
    Kontur/DEMNAS Desa Sekaroh

Metodologi/proses pemetaan :

  1. 1.
    Pengumpulan data
  1. 2.
    Melakukan Site Selection Berdasarkan Data Penduduk Kepadatan Penduduk, Ibadah, Hiburan dan Kesenian, Industri, Kesehatan dan Pengobatan, Makanan dan Minuman, Pariwisata, Pemerintahan, Pendidikan, Perdagangan dan Retail dan Transportasi di Desa Sekaroh
  1. 3.
    Melakukan Overlay terhadap Data Site Selection dengan Data Jalan Kabupaten, Bangunan, dan Kontur.
  1. 4.
    Memberikan rekomendasi terhadap area yang terkena banjir dengan memberikan data titik berisi rekomendasi penanganan dan gambar ilustrasi.

Hasil dan Pembahasan

  • Berdasarkan hasil Site Selection pada Web GEOMAPID didapatkan 4 grid yang sesuai, grid nomor 4 sesuai berdasarkan Analisa Site Selection akan tetapi tidak beririsan dengan Data Banjir maka digolongkan dalam grid yang tidak sesuai
Hasil site selection
  • Selain Site Selection, terlihat juga ada beberapa ruas jalan yang berpotensi terkena ancaman banjir berdasarkan Data Banjir, sehingga itu juga akan diberikan rekomendasi penanganan meskipun tidak masuk dalam hasil site selection

Jalan yang beririsan dengan data banjir
  • Berdasarkan hasil analisa yang sudah dilakukan didapatkan data titik lokasi, rekomendasi penangan dan gambar ilustrasi seperti yang ditunjukkan pada tabel dan gambar di bawah ini :

rekom penanganan 1 rekom penanganan 2 tabel 1

tabel2

  • Rekomendasi penanganan saluran air di Analisa berdasarkan kontur Desa Sekaroh sehingga arah aliran dari saluran air yang akan dibangun bisa ditentukan seperti pada gambar di bawah ini
kontur 1 kontur 2
  • Rekomendasi penanganan Check Dam bisa ditentukan posisinya karena hasil dari Analisa kontur di Desa Sekaroh
check dam
  • Dan untuk rekomendasi “relokasi ke tempat yang lebih tinggi” ini di dapatkan dari Analisa kontur terhadap data banjir yang ada, dari kedua data tersebut ketinggian kontur 0 – 15 mdpl tidak boleh di tempati untuk permukiman penduduk, karena pada ketinggian tersebut memiliki bahaya dan terancam banjir, hal ini menyebabkan rekomendasi relokasi sangat cocok untuk di terapkan.
relokasi permukiman

Kesimpulan

Berdasarkan hasil dari pengolahan data yang dilakukan, didapatkan rekomendasi berupa pembangunan saluran air, cross drain/box culvert, bronjong, check dam, dan relokasi pemukiman untuk solusi jangka pendek, sedangkan untuk solusi jangka panjang, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur harus membuat kebijakan untuk Desa Sekaroh agar tidak melakukan alih fungsi lahan secara masif dan tidak terkontrol agar degradasi lahan bisa diminimalisir, selain itu juga kebijakan yang ada wajib melakukan penghijauan kembali untuk di daerah tersebut agar curah hujan yang tinggi tidak lagi menyebabkan bahaya atau ancaman banjir akibat limpasan atau run off.

Daftar Rujukan

Sularso, H.S. Hengkelare., Octavianus, H.A. Rogi., Suryono., 2021. MITIGASI RISIKO BENCANA BANJIR DI MANADO. Jurnal Spasial, Vol. 8. No. 2.

Saimah, W., & Sarjan, M. (2024). Keseimbangan Antara Penggunaan Dan Pelestarian Tanah: Degradasi Lahan di Desa Sekaroh Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur. Lambda: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA dan Aplikasinya, 4(3). 176-184.

Setyawan, A., (2020). Dampak Degradasi Lahan terhadap Lingkungan di Wilayah Tropis. Jurnal Ekologi Tropis, 45(3), 145-159.

Data Publications

Analisis Kesesuaian Lokasi dan Peluang Pasar untuk Ekspansi Gerai HokBen Berbasis Location Intelligence di Kota Surabaya

Food & Beverages

06 Sep 2026

Ridhwan Saputra

Analisis Kesesuaian Lokasi dan Peluang Pasar untuk Ekspansi Gerai HokBen Berbasis Location Intelligence di Kota Surabaya

Analisis site selection ekspansi gerai HokBen di Kota Surabaya menggunakan GIS untuk mengintegrasikan land suitability, market opportunity, demografi, POI, aksesibilitas, dan harga lahan. Hasil analisis QGIS dibandingkan dengan GEO MAPID Site Selection untuk mengidentifikasi area potensial berdasarkan kesesuaian lokasi dan peluang pasar.

24 min read

162 view

Evaluasi Keterjangkauan dan Usulan Rerouting Angkutan Kota Berbasis Location Analytics di Kota Malang, Jawa Timur

Transportation

04 Sep 2026

Meutia Amirotun Nuha

Evaluasi Keterjangkauan dan Usulan Rerouting Angkutan Kota Berbasis Location Analytics di Kota Malang, Jawa Timur

Penelitian ini mengevaluasi keterjangkauan pelayanan angkutan kota di Kota Malang dan menyusun alternatif rerouting berbasis location analytics. Keterjangkauan dianalisis menggunakan buffer 400 meter terhadap jaringan trayek eksisting, kemudian distribusi penduduk pada kawasan permukiman digunakan untuk mengidentifikasi population service gap. Kawasan yang belum terlayani dikelompokkan menjadi 27 cluster dan lima cluster dengan service gap terbesar dipilih sebagai Priority Service Area. Analisis selanjutnya mempertimbangkan jaringan jalan, pusat aktivitas, keterhubungan terhadap trayek eksisting, dan akses transportasi regional untuk menyusun koridor kandidat. Hasil menunjukkan bahwa pelayanan angkot eksisting menjangkau sekitar 616.575 jiwa atau 69,33% penduduk Kota Malang, sementara 272.784 jiwa belum terlayani. Skenario rerouting pada lima kawasan prioritas mampu menambah jangkauan terhadap sekitar 145.101 penduduk sehingga coverage meningkat menjadi 85,64%. Selain itu, 53 dari 56 POI prioritas berada dalam jangkauan pelayanan setelah skenario diterapkan. Temuan menunjukkan bahwa penanganan service gap secara terarah dapat meningkatkan keterjangkauan tanpa harus memperluas jaringan ke seluruh kawasan residual. Hasil penelitian merupakan screening spasial awal yang masih memerlukan validasi teknis dan operasional sebelum implementasi.

26 min read

174 view

12 Data

1 Projects

Analisis Sweet Spot Location Attractiveness Bagi Pengembangan Properti Co-Living di Area Perkotaan Yogyakarta

Real Estate

06 Sep 2026

Wildan Rafi Fadlilah

Analisis Sweet Spot Location Attractiveness Bagi Pengembangan Properti Co-Living di Area Perkotaan Yogyakarta

Panduan ekspansi co-living yang terukur di Yogyakarta untuk pengembang properti dalam menghadapi kebutuhan pasar dan tekanan kompetisi

41 min read

165 view

1 Projects

Rekomendasi Lokasi Optimal Pengembangan Kawasan Permukiman dengan Metode Multi-Criteria Scoring di Kawasan BSD Barat, Kabupaten Tangerang

Real Estate

04 Sep 2026

Asti Ardiningrum

Rekomendasi Lokasi Optimal Pengembangan Kawasan Permukiman dengan Metode Multi-Criteria Scoring di Kawasan BSD Barat, Kabupaten Tangerang

Penelitian dengan analisis spasial multi-kriteria pada kawasan BSD Baru mengidentifikasi bahwa wilayah selatan (sebagian Jatake, Situ Gadung, dan Sampora) merupakan lokasi paling optimal (Sangat Sesuai) untuk kawasan permukiman karena didukung akses langsung Tol Serpong–Balaraja dan stasiun KRL. Temuan yang selaras dengan RTRW 2021–2031 dan Masterplan BSD City ini menempatkan wilayah selatan sebagai prioritas utama pembangunan bagi pengembang sekaligus opsi hunian dan investasi terbaik bagi masyarakat.

14 min read

194 view

1 Projects

Terms and Conditions
Introductions
  • MAPID is a platform that provides Geographic Information System (GIS) services for managing, visualizing, and analyzing geospatial data.
  • This platform is owned and operated by PT Multi Areal Planing Indonesia, located at