IRIGASI TERPADU PLTMH PADA BANGUNAN TERJUN

02/08/2022 • Eby Sand

Peta DAS Kerasaan

IRIGASI TERPADU PLTMH PADA BANGUNAN TERJUN

Indonesia merupakan Negara Agraris dimana kegiatan penduduk didominasi untuk mendapatkan hasil bumi yang berasal dari hewan ataupun tumbuhan. Yang akan disempurnakan dari waktu ke waktu guna mengembangbiakkan atau melestarikan baik hewan maupun tumbuhan itu.

Oleh karena itu dikenal istilah Irigasi sebagai sarana untuk memanfaatkan air yang berasal dari sungai untuk memenuhi kebutuhan air tanaman. Dalam perkembangannya irigasi tidak hanya dimanfaatkan untuk tanaman saja, sekarang ini mulai berkembang budidaya perikanan pada lahan pertanian yang juga memanfaat air dari irigasi. Untuk itu perlu adanya managemen air yang dapat memenuhi kebutuhan masing-masing penggunaan air dengan tidak mengurangi potensi yang ada.

Permasalahan dalam budidaya perikanan di lahan pertanian adalah terbatasnya lahan untuk kolam budidaya, sehingga untuk memenuhi kebutuhan budidaya diperlukan oksigen yang tinggi untuk memaksimalkan hasil budidaya diterapkan sistem air deras. budidaya sistem air deras memanfaatkan aliran air deras untuk mempercepat pertumbuhan ikan yang dipelihara. Proses pemeliharaan kolam/wadah akan lebih mudah, karena aliran air akan mempermudah pembuangan sisa pakan ataupun sisa metabolisme ikan, Tingkat kepadatan ikan yang dapat dipelihara dalam kolam air deras akan sangat tinggi karena jumlah oksigen terlarut dalam air selalu tinggi sehingga produktivitas wadah juga akan meningkat,

Selain itu dalam setiap jaringan irigasi terdapat bangunan pelengkap. Dalam permasalahan kali ini akan berfokus pada bangunan terjunan, secara pengertian dan fungsinya bangunan terjunan adalah suatu bangunan pelengkap sistem drainase yang dibangun untuk mengurangi kemiringan saluran yang terlalu curam dan untuk menurunkan kecepatan aliran air agar tidak merusak saluran atau bangunan lainnya. Terdapat energi potensial yang terbuang tidak termanfaatkan dalam bangunan terjun,

Untuk itu sekarang ini dikembangkan pula Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) adalah teknologi untuk memanfaatkan debit air yang ada di sekitar kita untuk diubah menjadi energi listrik. Yang digunakan hanya energi potensialnya, sehingga debit air masih dapat dimanfaatkan untuk pengairan. Caranya dengan memanfaatkan debit air untuk menggerakkan turbin yang akan menghasilkan energi mekanik. Selanjutnya, energi mekanik ini menggerakkan generator dan menghasilkan listrik.

Dalam budidaya perikanan diterapkan system air deras dimana ini justru merugikan pertanian karena mengurangi air yang seharusnya untuk tanaman. Dimana kapasitas air yang ada pada bendung/intake memiliki kapasitas terbatas.

IRIGASI TERPADU PLTMH PADA BANGUNAN TERJUN

Gambar ‎3.1 Kolam Air Deras

IRIGASI TERPADU PLTMH PADA BANGUNAN TERJUN

Gambar ‎3.2 Komponen PLTMH

Sasaran PLTMH adalah menyediakan sumber energi berupa tenaga listrik yang ramah lingkungan dengan biaya operasional maupun pemeliharaan secara ekonomis sangat efisien dan mudah perawatannya, guna meningkatkan kualitas hidup, dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pedesaan.

Bagaimana Geographic Information Systems (GIS) atau Sistem Informasi Geografis memainkan peran Strategis dalam Implementasi (penerapan) Sustainable Development Goals (SDGs) atau Sasaran Perkembangan Berkelanjutan. Hal ini bisa diaplikasikan pada penentuan titik lokasi bangunan terjun dimana bangunan terjun tersebut tersebar di wilayah jaringan irigasi. Maka dari itu diperlukan GIS sebagai sarana untuk menentukan potensi pengembangan.

Untuk menciptakan sistem berkelanjutan dengan manfaat semaksimalnya. Bisa diaplikasikan pada bangunan terjun dibuat PLTMH untuk digunakan sebagai sumber tenaga listrik untuk pengoperasian aerator pada kolam. Selain bisa dimanfaatkan sebagai penerangan desa.

Sebagai negara agraris, pembangunan pertanian berkelanjutan menjadi keharusan agar sumber daya alam yang ada sekarang ini dapat terus dimanfaatkan untuk kurun waktu yang relatif lama.

Dengan adanya PLTMH sehingga tersedia sumber energi berupa tenaga listrik yang ramah lingkungan dengan biaya operasional maupun pemeliharaan secara ekonomis sangat efisien dan mudah perawatannya, guna meningkatkan kualitas hidup, dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pedesaan.

Data Publications