Site Location For New Indomaret

12 June 2025

By: MAPID for Trainer

Open Project

Site Selection for Indomaret Expansion in Kediri

Thumbnail

Abstrak

Penentuan lokasi gerai ritel yang optimal merupakan salah satu faktor kunci dalam strategi ekspansi bisnis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menentukan lokasi potensial bagi gerai Indomaret baru dengan pendekatan Site Location Analytics berbasis GIS. Dalam penelitian ini, lokasi baru harus memenuhi kriteria tidak tumpang tindih dengan gerai Indomaret yang telah ada serta berada di wilayah yang belum memiliki Indomaret dalam radius tertentu. Metode yang digunakan adalah analisis skoring berbasis kriteria yang mempertimbangkan aspek aksesibilitas, demografi, dan permintaan pasar. Data yang digunakan meliputi batas administratif, badan air, jaringan jalan, radius dari Central Business District (CBD), serta radius dari jaringan jalan utama. Hasil dari penelitian ini adalah rekomendasi titik potensial untuk lokasi gerai baru beserta analisis radiusnya guna memastikan tidak adanya tumpang tindih dengan lokasi eksisting. Hasil ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam pengambilan keputusan strategis bagi ekspansi jaringan ritel Indomaret.

Pendahuluan

Dalam industri ritel modern, pemilihan lokasi yang strategis menjadi salah satu faktor penentu keberhasilan dalam meningkatkan pangsa pasar dan daya saing. Indomaret, sebagai salah satu jaringan minimarket terbesar di Indonesia, terus melakukan ekspansi untuk menjangkau lebih banyak konsumen. Namun, perlu adanya perencanaan yang matang dalam menentukan lokasi gerai baru agar tidak terjadi tumpang tindih dengan gerai eksisting yang dapat menyebabkan kanibalisasi pasar.

Pendekatan berbasis Geographic Information System (GIS) dalam Site Location Analytics memungkinkan analisis spasial yang lebih komprehensif dalam menentukan lokasi optimal. Dengan mempertimbangkan aspek aksesibilitas, demografi, dan permintaan pasar, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi titik-titik potensial bagi Indomaret baru yang tidak hanya strategis tetapi juga memenuhi kriteria eksklusivitas radius dari gerai eksisting. Data spasial yang digunakan mencakup batas administratif, badan air, jaringan jalan, serta radius dari pusat bisnis dan jalan utama untuk mendukung analisis ini.

Penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi berbasis data dalam menentukan lokasi Indomaret yang optimal, sehingga dapat meningkatkan efisiensi operasional serta memperluas jangkauan pasar tanpa mengurangi daya saing gerai yang sudah ada.

Metodologi

Penelitian ini menggunakan metode berbasis analisis skoring yang dikombinasikan dengan teknik GIS untuk menentukan lokasi Indomaret baru yang optimal. Tahapan utama dalam metode penelitian ini meliputi:
  1. 1.
    Pengumpulan Data Data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari:
  • Batas Administratif: Untuk mengetahui cakupan wilayah yang akan dianalisis.
  • Badan Air: Mengidentifikasi area yang tidak dapat digunakan untuk pembangunan gerai.
  • Jaringan Jalan: Menentukan aksesibilitas lokasi potensial.
  • Radius dari CBD (Central Business District): Mengukur kedekatan dengan pusat aktivitas ekonomi.
  • Radius dari Jalan Utama: Memastikan lokasi memiliki akses yang baik bagi pelanggan.
  • Lokasi

Indomaret Eksisting: Untuk mencegah tumpang tindih dengan gerai yang sudah ada.

Radius Simpang Lima

  1. 1.
    Analisis Radius dan Overlay Menggunakan teknik buffering dalam GIS untuk menentukan area yang belum memiliki Indomaret dalam radius tertentu. Area yang berada dalam jangkauan gerai eksisting akan dieliminasi dari kandidat lokasi potensial.
  1. 2.
    Pemberian Skor pada Kriteria Setiap faktor (aksesibilitas, demografi, permintaan pasar) diberikan bobot tertentu sesuai tingkat kepentingannya. Lokasi yang memiliki skor tertinggi akan dipilih sebagai kandidat terbaik.
  1. 3.
    Validasi dan Rekomendasi Hasil akhir dari analisis ini berupa peta rekomendasi lokasi Indomaret baru beserta radiusnya untuk memastikan tidak ada tumpang tindih dengan gerai eksisting. Validasi dilakukan dengan membandingkan hasil analisis dengan kondisi nyata di lapangan.

Hasil dan Pembahasan

Hasil penelitian ini menghasilkan beberapa titik rekomendasi untuk lokasi gerai Indomaret baru di Kabupaten Kediri. Titik-titik ini ditentukan berdasarkan analisis demografis dan aksesibilitas, dengan mempertimbangkan lokasi yang paling mudah diakses dari jalan nasional maupun jalan kolektor. Selain itu, analisis hotspot juga digunakan untuk mengevaluasi kepadatan ritel pesaing di area yang sama.

Gambar pertama menunjukkan titik-titik potensial yang teridentifikasi sebagai lokasi strategis. Sedangkan gambar kedua menunjukkan sebaran spasial titik-titik potensial yang dianalisis untuk memastikan tidak terjadi tumpang tindih dengan gerai Indomaret yang telah ada. Dari hasil analisis, semua titik rekomendasi berada dalam wilayah yang belum memiliki Indomaret dalam radius yang ditentukan, sehingga mengurangi risiko persaingan internal dan meningkatkan potensi keuntungan.

Berdasarkan analisis spasial, titik-titik potensial tersebar di beberapa wilayah berikut:

  1. 1.
    Kota Kediri – Beberapa titik berada di sekitar Kota Kediri, menunjukkan bahwa area ini memiliki potensi pasar yang tinggi.
  1. 2.
    Pare – Merupakan salah satu pusat ekonomi dan pendidikan di Kediri, sehingga potensial untuk ritel.
  1. 3.
    Papar – Wilayah ini berada di jalur utama, meningkatkan aksesibilitas.
  1. 4.
    Purwoasri – Lokasi strategis yang terhubung dengan jalan utama.
  1. 5.
    Grogol & Tarokan – Wilayah di bagian barat Kediri yang menunjukkan adanya potensi pasar baru.
  1. 6.
    Banyakan & Ngancar – Berada di sekitar Kediri bagian timur dan selatan, dengan konektivitas jalan yang baik.

Sebaran ini menunjukkan bahwa titik-titik yang dianalisis berada di daerah dengan potensi pasar tinggi, aksesibilitas baik, serta minimnya kompetisi dari gerai eksisting. Jika diperlukan, kita bisa melakukan analisis lebih lanjut untuk memastikan bahwa titik-titik ini memenuhi semua kriteria yang telah ditentukan.

Hasil Titik Potensi Kecamatan

Data Publications

Analisis Kesesuaian Lokasi dan Peluang Pasar untuk Ekspansi Gerai HokBen Berbasis Location Intelligence di Kota Surabaya

Food & Beverages

06 Sep 2026

Ridhwan Saputra

Analisis Kesesuaian Lokasi dan Peluang Pasar untuk Ekspansi Gerai HokBen Berbasis Location Intelligence di Kota Surabaya

Analisis site selection ekspansi gerai HokBen di Kota Surabaya menggunakan GIS untuk mengintegrasikan land suitability, market opportunity, demografi, POI, aksesibilitas, dan harga lahan. Hasil analisis QGIS dibandingkan dengan GEO MAPID Site Selection untuk mengidentifikasi area potensial berdasarkan kesesuaian lokasi dan peluang pasar.

24 min read

269 view

Evaluasi Keterjangkauan dan Usulan Rerouting Angkutan Kota Berbasis Location Analytics di Kota Malang, Jawa Timur

Transportation

04 Sep 2026

Meutia Amirotun Nuha

Evaluasi Keterjangkauan dan Usulan Rerouting Angkutan Kota Berbasis Location Analytics di Kota Malang, Jawa Timur

Penelitian ini mengevaluasi keterjangkauan pelayanan angkutan kota di Kota Malang dan menyusun alternatif rerouting berbasis location analytics. Keterjangkauan dianalisis menggunakan buffer 400 meter terhadap jaringan trayek eksisting, kemudian distribusi penduduk pada kawasan permukiman digunakan untuk mengidentifikasi population service gap. Kawasan yang belum terlayani dikelompokkan menjadi 27 cluster dan lima cluster dengan service gap terbesar dipilih sebagai Priority Service Area. Analisis selanjutnya mempertimbangkan jaringan jalan, pusat aktivitas, keterhubungan terhadap trayek eksisting, dan akses transportasi regional untuk menyusun koridor kandidat. Hasil menunjukkan bahwa pelayanan angkot eksisting menjangkau sekitar 616.575 jiwa atau 69,33% penduduk Kota Malang, sementara 272.784 jiwa belum terlayani. Skenario rerouting pada lima kawasan prioritas mampu menambah jangkauan terhadap sekitar 145.101 penduduk sehingga coverage meningkat menjadi 85,64%. Selain itu, 53 dari 56 POI prioritas berada dalam jangkauan pelayanan setelah skenario diterapkan. Temuan menunjukkan bahwa penanganan service gap secara terarah dapat meningkatkan keterjangkauan tanpa harus memperluas jaringan ke seluruh kawasan residual. Hasil penelitian merupakan screening spasial awal yang masih memerlukan validasi teknis dan operasional sebelum implementasi.

26 min read

250 view

12 Data

1 Projects

Analisis Sweet Spot Location Attractiveness Bagi Pengembangan Properti Co-Living di Area Perkotaan Yogyakarta

Real Estate

06 Sep 2026

Wildan Rafi Fadlilah

Analisis Sweet Spot Location Attractiveness Bagi Pengembangan Properti Co-Living di Area Perkotaan Yogyakarta

Panduan ekspansi co-living yang terukur di Yogyakarta untuk pengembang properti dalam menghadapi kebutuhan pasar dan tekanan kompetisi

41 min read

223 view

1 Projects

LOCATION ANALYTICS UNTUK PEMILIHAN LOKASI OPTIMAL GERAI RITEL BAHAN BANGUNAN DAN PERALATAN RUMAH TANGGA DI KOTA TANGERANG SELATAN

Retail

04 Sep 2026

Aditya Jaelawijaya

LOCATION ANALYTICS UNTUK PEMILIHAN LOKASI OPTIMAL GERAI RITEL BAHAN BANGUNAN DAN PERALATAN RUMAH TANGGA DI KOTA TANGERANG SELATAN

Pertumbuhan sektor properti dan permukiman di Kota Tangerang Selatan mendorong peningkatan permintaan terhadap produk perbaikan rumah (home improvement) dan bahan bangunan. Namun, penentuan lokasi gerai ritel modern kerap dihadapkan pada ketidakpastian spasial dan risiko kegagalan investasi akibat keterbatasan analisis konvensional yang tidak mempertimbangkan interaksi keruangan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan lokasi optimal bagi ekspansi gerai ritel bahan bangunan dan peralatan rumah tangga di Kota Tangerang Selatan dengan memanfaatkan pendekatan Location Analytics berbasis Multi-Criteria Spatial Scoring pada platform GEO MAPID. Metode yang digunakan mengintegrasikan variabel jaringan jalan primer (arteri/kolektor utama), sebaran permukiman dan ruko komersial, kluster sebaran toko kompetitor eksisting, serta pemodelan Point of Interest (POI) dan data demografi melalui fitur SINI GEO MAPID ke dalam agregasi grid heksagon berstandar H3. Hasil analisis menunjukkan bahwa zona kesesuaian sangat tinggi (high suitability) terkonsentrasi secara linier di sepanjang koridor jalan arteri utama, khususnya pada kluster Paku Jaya – Serpong Utara, koridor Pondok Aren – Bintaro, dan simpul Ciputat – Pamulang. Area-area tersebut memiliki nilai aksesibilitas prima, visibilitas tinggi, serta kepadatan demografi konsumen hunian yang masif. Pendekatan spatial scoring heksagon pada GEO MAPID terbukti efektif memetakan potensi pasar mikro secara presisi, meminimalkan risiko kanibalisasi gerai, dan memberikan rekomendasi lokasi ekspansi bisnis ritel yang berbasis data spasial komprehensif.

17 min read

224 view

1 Projects

Terms and Conditions
Introductions
  • MAPID is a platform that provides Geographic Information System (GIS) services for managing, visualizing, and analyzing geospatial data.
  • This platform is owned and operated by PT Multi Areal Planing Indonesia, located at