Analisis Spasial Sebaran Tempat Penampungan Sampah (TPS) di Kabupaten Manokwari Berbasis WebGIS

25 August 2026

By: Ester Marlina Mumu

Tampilan utama WebGIS TPS Manokwari yang menampilkan sebaran 14 titik TPS (merah), TPA Sowi Gunung (oranye), 8 titik pembuangan ilegal (kuning), 3 pasar (ungu), 8 rekomendasi TPS baru (hijau), dan jaringan jalan.

Pendahuluan Kabupaten Manokwari, sebagai ibu kota Provinsi Papua Barat, menghadapi tantangan dalam pengelolaan sampah. Jumlah penduduk yang terus meningkat dan sebaran Tempat Penampungan Sampah (TPS) yang belum merata menjadi isu utama. WebGIS ini dikembangkan untuk menjadi alat bantu dalam memetakan dan menganalisis kondisi tersebut secara spasial.

Tujuan WebGIS ini bertujuan untuk memvisualisasikan sebaran TPS eksisting, mengidentifikasi area yang belum terlayani, dan memberikan rekomendasi lokasi strategis untuk pembangunan TPS baru, sehingga mendukung terciptanya pengelolaan sampah perkotaan yang lebih efektif dan merata di Manokwari.

Data dan Metodologi Proyek ini mengintegrasikan beberapa data spasial. Data demografi (jumlah dan kepadatan penduduk) diperoleh dari BPS Kabupaten Manokwari, data titik TPS dan TPA berasal dari survei lapangan dan file KML, serta data pasar, titik pembuangan ilegal, dan jaringan jalan diambil dari platform GEO MAPID.

Analisis dilakukan dengan menggunakan fitur-fitur spasial seperti Buffer 500 meter untuk melihat jangkauan jalan kaki dari TPS, Isochrone 10 Menit untuk mengukur area jangkauan, dan Routing Machine untuk menampilkan rute terdekat menuju TPS.

Hasil dan Insight Berdasarkan peta yang dihasilkan, terlihat ketimpangan sebaran TPS. Wilayah dengan kepadatan penduduk tinggi seperti di Distrik Manokwari Barat memiliki jumlah TPS yang tidak sebanding dengan jumlah penduduknya. Dari analisis, ditemukan beberapa "titik buta" layanan, khususnya di beberapa kelurahan di Manokwari Selatan yang hanya memiliki sedikit TPS. Hasil ini kemudian digunakan untuk menghasilkan 8 lokasi rekomendasi prioritas untuk TPS baru.

Kesimpulan WebGIS TPS Manokwari ini mampu menyajikan data spasial yang terintegrasi dan memberikan analisis yang berguna bagi perencanaan pengelolaan sampah. Diharapkan, output dari WebGIS ini dapat menjadi salah satu rujukan bagi pemerintah daerah dalam pengambilan keputusan untuk meningkatkan kualitas lingkungan dan pelayanan publik di Kabupaten Manokwari.

Dashboard statistik yang menampilkan jumlah TPS aktif, titik ilegal, pasar,  rekomendasi, dan total penduduk Kabupaten Manokwari.

Dashboard statistik yang menampilkan jumlah TPS aktif, titik ilegal, pasar, rekomendasi, dan total penduduk Kabupaten Manokwari.

Tampilan utama WebGIS TPS Manokwari yang menampilkan sebaran TPS (merah),  TPA Sowi Gunung (oranye), titik pembuangan ilegal (kuning), pasar (ungu),  dan rekomendasi TPS baru (hijau)

Dashboard statistik yang menampilkan jumlah TPS aktif, titik ilegal, pasar, rekomendasi, dan total penduduk Kabupaten Manokwari.

Apa tujuan utama WebGIS ini?

WebGIS ini bertujuan untuk memetakan sebaran TPS di Manokwari dan memberikan rekomendasi lokasi strategis untuk TPS baru.

Siapa target pengguna WebGIS ini?

Target pengguna utama adalah Pemerintah Kabupaten Manokwari dan peneliti yang mengkaji isu lingkungan perkotaan.

Data Publications

Analisis Keterjangkauan Jaringan Listrik Kabupaten Kolaka Timur

Energy

25 Aug 2026

Rizki Amara Putri

Analisis Keterjangkauan Jaringan Listrik Kabupaten Kolaka Timur

WebGIS Analisis Keterjangkauan Jaringan Listrik Kabupaten Kolaka Timur merupakan platform geospasial untuk memvisualisasikan jaringan listrik dan menganalisis keterjangkauan layanan listrik. Platform ini membantu mengidentifikasi wilayah yang telah terlayani maupun area yang masih memiliki keterbatasan akses sebagai dasar penentuan wilayah prioritas pengembangan jaringan listrik.

3 min read

13 view

Analisis Multikriteria dalam Penentuan Prioritas Konservasi Cagar Budaya di DKI Jakarta: Pendekatan Spasial Terintegrasi

Research

25 Aug 2026

Agung Ash

Analisis Multikriteria dalam Penentuan Prioritas Konservasi Cagar Budaya di DKI Jakarta: Pendekatan Spasial Terintegrasi

Publikasi ini menyajikan Sistem Pendukung Keputusan (DSS) spasial berbasis WebGIS yang mengintegrasikan metode Simple Additive Weighting (SAW) untuk penentuan prioritas pelestarian 133 cagar budaya di DKI Jakarta. Dengan mengevaluasi empat variabel penentu—Nilai Budaya, Aktivasi Komunitas, Kerusakan Fisik, dan Risiko Banjir—sistem ini dikembangkan sebagai instrumen perumusan panduan tata ruang (infill guideline) internal kelembagaan. Kajian ini secara kritis mendobrak bias pelestarian konvensional dengan menggeser fokus intervensi dari sekadar restorasi fisik bangunan menuju prioritas penyelamatan ruang-ruang komunal bersejarah yang mampu mengaktifkan ekosistem sosial dan komunitas lokal secara berkelanjutan.

14 min read

16 view

ORION: Pemetaan Potensi Dark Sky dan Rekomendasi Observasi Astronomi Berbasis Analisis Spasial di Jawa Barat

Tourism

25 Aug 2026

Nawal Syafiq Farihan

ORION: Pemetaan Potensi Dark Sky dan Rekomendasi Observasi Astronomi Berbasis Analisis Spasial di Jawa Barat

Publikasi ini membahas pengembangan ORION sebagai platform WebGIS untuk mengidentifikasi potensi wilayah observasi astronomi berdasarkan Night Sky Brightness (NSB), tutupan awan, dan Road Density. Tahap awal pengembangan difokuskan pada wilayah Bandung Raya sebagai pilot sebelum dikembangkan lebih luas di Jawa Barat.

17 min read

27 view

Tantangan Pengelolaan Sampah di Palembang dan Peran Teknologi WebGIS dalam Solusinya

Environment

25 Aug 2026

Supriyadi

Tantangan Pengelolaan Sampah di Palembang dan Peran Teknologi WebGIS dalam Solusinya

Permasalahan pengelolaan sampah di Kota Palembang semakin kompleks seiring dengan pertumbuhan penduduk yang mencapai lebih dari 1,7 juta jiwa. Distribusi fasilitas pengelolaan sampah yang tidak merata dan minimnya aksesibilitas informasi spasial kepada masyarakat menjadi hambatan utama dalam optimalisasi layanan persampahan. Penelitian ini bertujuan untuk membangun sistem WebGIS interaktif bernama EcoMap Palembang sebagai platform peta digital berbasis web yang mampu memvisualisasikan sebaran fasilitas pengelolaan sampah secara komprehensif, melakukan analisis spasial keterjangkauan layanan menggunakan isokron berbasis data jalan nyata, serta mengidentifikasi kebutuhan fasilitas baru pada area yang belum terlayani. Metode yang digunakan meliputi pengembangan WebGIS berbasis Leaflet.js, integrasi data GeoJSON dari SIPSN KLHK, analisis isokron menggunakan MAPID Routing API dan OpenRouteService, serta visualisasi spasial multi-layer dengan Turf.js sebagai pustaka geoprocessing. Hasil pengembangan menunjukkan bahwa EcoMap Palembang berhasil memetakan 8 kategori fasilitas pengelolaan sampah di 18 kecamatan, menghasilkan analisis keterjangkauan berbasis isokron yang akurat, serta merekomendasikan lokasi fasilitas baru berdasarkan gap layanan yang teridentifikasi. Platform ini diharapkan dapat mendukung pengambilan keputusan berbasis data bagi Pemerintah Kota Palembang dalam perencanaan infrastruktur persampahan yang lebih efektif dan efisien.

23 min read

56 view

Terms and Conditions
Introductions
  • MAPID is a platform that provides Geographic Information System (GIS) services for managing, visualizing, and analyzing geospatial data.
  • This platform is owned and operated by PT Multi Areal Planing Indonesia, located at