Transportation
23 Dec 2024
•Faiq Roef Pandu
Urbanization fuels economic growth but also leads to increased traffic congestion in urban areas like Jakarta.
11 min read
•10653 view
1 Projects
City Planning
22 Dec 2024
•FadhillaCW
Analisis Spasial menggunakan Metode Buffering dengan tools geomapid yaitu radius dan isocrone untuk mengetahui keterjangkauan Puskesmas di Kota Madiun
15 min read
•3250 view
2 Data
1 Projects
Climate & Disaster
22 Dec 2024
•Muhammad Caesar Wira
Kota Ambon adalah ibu kota provinsi Maluku, Indonesia. Kota ini terletak di Pulau Ambon, yang merupakan salah satu pulau utama di Kepulauan Maluku. Berikut beberapa informasi penting tentang Kota Ambon: 1. Sejarah - Ambon memiliki sejarah panjang sebagai pusat perdagangan rempah-rempah pada era kolonial, khususnya cengkeh dan pala, yang sangat diminati oleh bangsa Eropa. - Kota ini sempat menjadi pusat pemerintahan kolonial Belanda di kawasan timur Indonesia. 2. Geografi - Ambon berada di kawasan pesisir, dikelilingi oleh laut, bukit, dan pegunungan. - Kota ini sering disebut sebagai "Ambon Manise", yang berarti Ambon yang cantik. 3. Budaya - Budaya Ambon dipengaruhi oleh campuran tradisi lokal Maluku dan pengaruh Eropa, terutama dari Portugis dan Belanda. - Musik dan tarian tradisional seperti Saureka-Reka, Cakalele, dan lagu-lagu Ambon sangat populer. 4. Kuliner - Makanan khas Ambon mencakup Papeda (bubur sagu) yang biasanya disantap dengan ikan kuah kuning, dan Ikan Asar (ikan asap). - Minuman tradisional seperti sopi (minuman fermentasi) juga terkenal. 5. Pariwisata - Tempat wisata populer meliputi Pantai Natsepa, Pantai Pintu Kota, Benteng Victoria, dan Gong Perdamaian Dunia. - Ambon juga menjadi titik awal untuk menjelajahi pulau-pulau indah di sekitarnya, seperti Pulau Seram, Banda Neira, dan Kei. 6. Ekonomi - Ekonomi kota ini berbasis pada perikanan, perdagangan, dan pariwisata. - Pelabuhan Yos Sudarso menjadi jalur penting untuk transportasi dan perdagangan.
12 min read
•5147 view
1 Projects
Tourism
22 Dec 2024
•Reva Nur Ayu Safitri
Kota Blitar memiliki beragam objek wisata yang tersebar di berbagai lokasi, namun aksesibilitas dan informasi rute yang optimal masih menjadi tantangan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan rute teroptimal antar objek wisata di Kota Blitar menggunakan perangkat lunak QGIS dengan memanfaatkan tools Network Analysis (Shortest Path: Point to Point). Data yang digunakan meliputi data batas administrasi Kota Blitar, data shapefile (shp) jalan Kota Blitar, dan data titik lokasi objek wisata. Hasil dari pengolahan data ini berupa peta rute teroptimal yang menghubungkan satu objek wisata dengan objek wisata lainnya. Rute yang dihasilkan selanjutnya diekspor dari QGIS dan diimpor ke platform Geo MAPID untuk ditampilkan secara interaktif. Proses ini menghasilkan informasi rute yang lebih efisien dan dapat diakses dengan mudah, sehingga memudahkan wisatawan dalam merencanakan perjalanan mereka. Penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi dalam meningkatkan aksesibilitas, promosi, dan pengelolaan pariwisata di Kota Blitar secara efektif.
13 min read
•1737 view
1 Projects
Tourism
22 Dec 2024
•freelance MAPID Habbatina Lestari
Kotagede merupakan bekas ibu kota Kerajaan Mataram Islam, memiliki nilai sejarah yang tinggi dengan beragam peninggalan budaya yang masih terjaga. Kawasan Cagar Budaya (KCB) Kotagede saat ini menjadi salah satu destinasi wisata sejarah yang populer di Yogyakarta. Penelitian ini bertujuan untuk merancang rute jelajah optimal di kawasan tersebut dengan memanfaatkan teknologi Sistem Informasi Geografis (GIS), khususnya metode network analysis menggunakan software QGIS. Data penelitian mencakup titik koordinat objek wisata bersejarah dan jaringan jalan, yang dikumpulkan melalui observasi langsung di lapangan. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat 18 titik objek wisata yang dapat dijelajahi, meliputi lokasi bersejarah, pusat kerajinan perak, dan tempat kuliner tradisional khas Kotagede. Rute optimal yang dirancang memerlukan waktu sekitar 1 jam 30 menit dengan sepeda atau 40 menit dengan motor. Penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan network analysis efektif dalam merancang rute wisata yang efisien, membantu pengunjung menikmati pengalaman wisata sejarah secara maksimal tanpa menghabiskan terlalu banyak waktu. Rute yang dirancang juga mendukung promosi wisata dan pelestarian kawasan cagar budaya Kotagede.
23 min read
•5930 view
1 Projects
Environment
22 Dec 2024
•Raden Ayu Nasyiah Dinillah Asnawi
Yogyakarta's Waste Management Crisis: A Looming Threat
13 min read
•2830 view
Environment
22 Dec 2024
•Eka Ramadhan
Air pollution, a significant global environmental concern, claims millions of lives annually. This article delves into the use of remote sensing techniques for air quality monitoring, focusing on carbon monoxide levels in Bandung City, Indonesia.
10 min read
•2927 view
4 Data
1 Projects
Social
22 Dec 2024
•Fayiz Mubarok Freelance MAPID
Penelitian ini menganalisis keterjangkauan SMA Negeri di Bantul.
8 min read
•1802 view
2 Data
1 Projects
Environment
22 Dec 2024
•Pramita Ismaya
Konsentrasi Sulfat pada aliran air kawah Gunung Ijen di Sungai Banyupahit, Asembagus, Situbondo, Jawa Timur
7 min read
•3237 view
Health
22 Dec 2024
•Dinda Zahra Freelance MAPID
Analisis Dampak Polusi Udara PLTU Batang: Solusi untuk Kesehatan dan Lingkungan Berkelanjutan
9 min read
•4837 view
1 Projects
Environment
22 Dec 2024
•Farras Abyan
Pemetaan infiltrasi alami adalah proses analisis spasial untuk menentukan kemampuan suatu wilayah dalam menyerap air hujan ke dalam tanah. Analisis ini menggunakan empat parameter utama: curah hujan, yang menentukan jumlah air yang tersedia untuk infiltrasi; kemiringan lereng, yang memengaruhi tingkat aliran permukaan dan penyerapan air; potensi air tanah, yang menunjukkan kapasitas tanah dalam menyimpan air; dan jenis tanah, yang berpengaruh pada tingkat permeabilitas tanah. Integrasi keempat parameter ini menghasilkan peta yang menggambarkan distribusi potensi infiltrasi, yang berguna untuk perencanaan tata ruang, pengelolaan air tanah, dan mitigasi bencana seperti banjir.
11 min read
•1883 view
1 Projects
City Planning
22 Dec 2024
•Sania Rizqiyani
Ruang Terbuka Hijau Publik memiliki standar penyediaan berdasarkan luas wilayah yaitu seluas 20% dari luas wilayah administrasi suatu daerah. Kota Surakarta secara luas administrasi belum mencapai penyediaan Ruang Terbuka Hijau Publik 20% dari luas Kota Surakarta. Menjadi PR bagi semua pihak tekhusus Pemerintah Kota Surakarta untuk dapat memenuhi standar penyediaan RTH publik. Sebagai solusi terutama dengan pertimbang anggaran yang sulit, memaksimalkan fungsi dari lahan tanah kosong adalah salah satu cara yang tepat mengingat lahan non terbangun di Kota Surakarta sudah menipis, harga jual beli tanah yang semakin mahal, dan akan semakin membutuhkan anggaran yang besar apabila mempertahankan aspek lokasi RTH Publik harus berada di tengah permukiman kota. Maka dari itu, segala lokasi tanah kosong atau lahan non terbangun lainnya di Kota Surakarta dapat dimaksimalkan dengan mencari tahu potensi/kelayakannya dijadikan sebagai lahan RTH Publik berdasarkan Rencana Pola Ruang dan berdasarkan kriteria penyediaan RTH Publik sebagaimana diatur dalam Permen ATR/KBPN No.14 Tahun 2022.
9 min read
•4315 view
1 Projects
Agriculture
22 Dec 2024
•Nola Lisviananda
Kecamatan Tangse di Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh, memiliki potensi besar untuk pengembangan agroforestri dengan topografi berbukit, ketinggian 800–1500 mdpl, curah hujan tinggi, dan keanekaragaman hayati yang melimpah. Sistem agroforestri menawarkan solusi integratif untuk meningkatkan produktivitas lahan sekaligus menjaga kelestarian lingkungan. Namun, sebagian besar lahan di Tangse belum dimanfaatkan secara optimal dan menghadapi risiko degradasi serta tekanan terhadap kawasan hutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan berbasis data spasial dengan teknologi GIS untuk menganalisis faktor biofisik seperti topografi, curah hujan, dan tutupan lahan, guna memetakan zona agroforestri yang sesuai. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan rekomendasi pengelolaan berkelanjutan yang mendukung pengelolaan sumber daya alam secara efisien dan konservatif.
12 min read
•2121 view
1 Projects
Transportation
22 Dec 2024
•Rio Putra Permana Waskita
Mengekspolari lahan pengembangan komersial dan aksesibilitas pada LRT Jakarta
7 min read
•1980 view
1 Projects
Transportation
22 Dec 2024
•Dwi Utomo Adikarya
Kota Bogor's transformation has significantly impacted its transportation, leading to traffic congestion. Biskita, an upgrade from Trans Pakuan, aims to alleviate this issue. With 5 corridors and 82 stops, it's a key component of the city's public transport development.
10 min read
•2712 view
1 Projects
Health
20 Dec 2024
•fadhila khalida
Healthcare access in Jakarta Pusat: Evaluating hospital availability and affordability using spatial analysis and SNI standards.
9 min read
•2719 view
1 Projects