Transportasi
25 Sep 2024
•M. Rasyid Ridha
Penelitian ini menunjukkan keterbatasan aksesibilitas destinasi wisata di Kota Banjarbaru, sebuah kota yang kaya akan potensi pariwisata. Dengan menggunakan metode analisis spasial dan isochrone, penelitian ini menemukan bahwa hanya sekitar 26,67% destinasi wisata yang dapat dijangkau oleh pejalan kaki dari halte bus. Hal ini menunjukkan bahwa masih banyak destinasi wisata yang tidak dapat dijangkau dengan mudah oleh pengguna transportasi umum, terutama bagi mereka yang menggunakan bus. Dengan demikian, penelitian ini menawarkan gambaran yang jelas tentang keterbatasan aksesibilitas destinasi wisata di Banjarbaru dan memberikan saran untuk meningkatkan keterjangkauan destinasi wisata melalui perluasan jaringan transportasi umum dan pengembangan angkutan feeder.
11 menit baca
•1953 dilihat
1 Proyek
Sosial
20 Sep 2024
•Ainiyah Imaarah Freelance MAPID
Ketersediaan fasilitas kesehatan di masyarakat sangat penting karena mempengaruhi tingkat kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Dalam Pasal 28 H dan Pasal 34 ayat (3) UUD 1945 menyatakan bahwa setiap warga negara berhak untuk mendapatkan layanan kesehatan dan negara wajib untuk menyediakannya. Menurut Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkas) Nomor 3 Tahun 2023, fasilitas kesehatan didefinisikan sebagai tempat atau alat yang bertujuan untuk menyelenggarakan pelayanan kesehatan.
9 menit baca
•2670 dilihat
2 Proyek
Kesehatan
20 Sep 2024
•Kiesha Arundya Freelance MAPID
Analisis distribusi kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Gunungkidul selama periode 2019-2023 dan hubungannya dengan faktor lingkungan dan sosial seperti curah hujan, kepadatan penduduk, dan kerapatan vegetasi (NDVI). Hasilnya menunjukkan bahwa kepadatan penduduk yang tinggi dan kerapatan vegetasi rendah berhubungan erat dengan peningkatan kasus DBD, sementara curah hujan menunjukkan hubungan yang tidak signifikan. Studi ini menekankan pentingnya pendekatan komprehensif untuk pengendalian DBD, termasuk pengelolaan lingkungan dan tata kota.
13 menit baca
•2957 dilihat
1 Proyek
Transportasi
21 Sep 2024
•BAYU NUSANTARA WIDIPUTRA
Mencari halte bus dekat Stasiun Bekasi? Temukan daftar halte bus dalam radius 1,5 km dan 3 km dari stasiun, termasuk rute dan jenis bus yang tersedia.
4 menit baca
•9013 dilihat
Transportasi
13 Sep 2024
•Nadhine Salsa Maulita Freelance MAPID
Analysis of Accessibility of Tourist Attractions to Public Transportation Nodes in Yogyakarta City
10 menit baca
•2385 dilihat
1 Proyek
Sosial
30 Jun 2025
•MAPID
Jelajahi jejak sejarah inspiratif Rute Wanoja Sunda di Bandung! Temukan kisah perjuangan para perempuan tangguh, dari Dewi Sartika hingga Inggit Garnasih. Analisis geotagging dan jaringan mengungkap potensi wisata sejarah yang menarik.
20 menit baca
•1556 dilihat
4 Data
1 Proyek
Perencanaan Kota
12 Sep 2024
•Fery Aliansyah
mengetahui bagaimana keterjangkauan dan pola persebaran SMAN di Jember
10 menit baca
•2946 dilihat
Penelitian
13 Sep 2024
•Ulfah Durrotul Hikmah MAPID TEAM
Rapid urbanization in Indonesia has led to the emergence of slum settlements, impacting millions. This research utilizes satellite imagery and machine learning to accurately map and analyze these critical areas, providing valuable insights for urban planning and development.
26 menit baca
•3147 dilihat
6 Data
1 Proyek
Sosial
12 Sep 2024
•HIMA SAIG UPI
Menembus Kobaran Api : Peta Jalur Pengungsian Rakyat Bandung pada Peristiwa Bandung Lautan Api
11 menit baca
•7682 dilihat
1 Proyek
Lingkungan
13 Sep 2024
•Dhea Nanda
Analisis stok karbon berdasarkan berbagai tipe penggunaan lahan di Kabupaten Sleman, seperti hutan, lahan pertanian, dan kawasan terbangun. Penulisan bertujuan untuk mengukur dan membandingkan kapasitas penyimpanan karbon di setiap tipe lahan, serta mengkaji dampak perubahan penggunaan lahan terhadap stok karbon. Dengan latar belakang perubahan lahan yang dinamis akibat urbanisasi dan konversi lahan, publikasi ini memberikan wawasan penting tentang peran penggunaan lahan dalam mitigasi perubahan iklim di tingkat lokal. Hasil kajian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi perencanaan lahan berkelanjutan di Sleman dan mendukung upaya pengurangan emisi karbon secara nasional.
13 menit baca
•2809 dilihat
1 Proyek
Kesehatan
24 Sep 2024
•Freelance MAPID
Tujuan dari artikel ini adalah untuk menganalisis keterjangkauan fasilitas kesehatan di Kabupaten Purworejo dengan menggunakan metode buffer jalan dan buffer titik fasilitas kesehatan.
11 menit baca
•3179 dilihat
3 Data
Lingkungan
13 Sep 2024
•Kingkin Maharani
"Menjawab Tantangan Lokasi TPA di Pekalongan: SIG sebagai Solusi Berbasis Data" membahas solusi penentuan lokasi TPA di Kota Pekalongan yang menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG). Artikel ini mengeksplorasi dampak pertumbuhan populasi terhadap volume sampah yang melebihi kapasitas TPA Degayu, serta metode analisis SIG yang membantu menentukan lokasi optimal TPA baru. Melalui pendekatan berbasis data dan lingkungan, hasil overlay peta menunjukkan potensi lokasi yang sesuai, dengan berbagai parameter fisik, sosial, dan ekonomi yang dipertimbangkan untuk keberlanjutan pengelolaan sampah di masa depan.
8 menit baca
•2512 dilihat
1 Proyek
Transportasi
29 Agt 2024
•Khairul anam
analisis transportasi berkelanjutan
27 menit baca
•4247 dilihat
1 Proyek
Energi
03 Sep 2024
•
Analisis Spasial Multi Kriteria Penempatan Lokasi Optimal PLTB Dengan Metode AHP DAN TOPSIS Studi Kasus Pesisir Provinsi Papua Tengah Pesisir Laut Arafura (Kabupaten Mimika)
18 menit baca
•2102 dilihat
2 Data
Perencanaan Kota
12 Sep 2024
•Muhammad Raihan Nur Radilla
Penelitian ini membahas tentang pentingnya fasilitas kesehatan, khususnya Puskesmas, dalam meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup penduduk dengan pertimbangan aspek pelayanan dan aksesibilitas. Fasilitas kesehatan tingkat pertama, Puskesmas menjadi pilihan utama masyarakat karena biayapemeriksaan yang terjangkau dan lokasi yang mudah dijangkau, sesuai dengan standar jangkauan pelayanan sejauh 3.000 meter. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat keterjangkauan masyarakat di Kota Malang terkait fasilitas kesehatan tingkat pertama, Puskesmas. Metode: penelitian ini, menggunakan metode Network Analisis yaitu dengan menggabungkan antara metode pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Pendekatan kuantitatif digunakan untuk menghitung waktu tempuh antara fasilitas kesehatan dengan permukiman, sedangkan kualitatif digunakan untuk mendeskripsikan hasil dari metode yang diterapkan. Hasil: 81% area di Kota Malang telah memiliki jangkauan < 3.000meter dan waktu tempuh <60 menit dari Puskesmas eksisting. Kesimpulan: Dengan adanya penelitian ini dapat memberikan pandangan tentang bagaimana mengoptimalkan pelayanan Puskesmas eksisting, serta memberikan arahan lokasi penyediaan fasilitas kesehatan serupa pada area yang belum terjangkau.
15 menit baca
•3691 dilihat
1 Proyek
Iklim dan Bencana
04 Sep 2024
•Desviana Dwi Haryani Freelance MAPID
Studi Kelayakan Dan Rekomendasi Penempatan Lokasi Shelter Untuk Evakuasi Bencana Tsunami Sebagai Upaya Mitigasi Berkelanjutan Di Kabupaten Pandeglang
18 menit baca
•6229 dilihat
1 Proyek