Transportation
26 Aug 2026
•Ilham Bagus Wiranto
Rute Ganteng: Web Interaktif berbasis GIS untuk Pelajar Tuban
WebGIS interaktif mendukung pelayanan transportasi si mas ganteng
4 min read
•188 view
Transportation
25 Aug 2026
•Nadya Fadhilah Febrianti
Analisis TOD Potensial Simpul Transportasi di Kota Yogyakarta dengan WebGIS Menggunakan Buffer 400m dan 800m
Analisis titik transport hub yang memiliki potensial pengembangan TOD di Kota Yogyakarta
3 min read
•216 view
1 Projects
Transportation
25 Aug 2026
•Muhammad Caesar Wira
WebGIS Koridor Jalan Tol Jakarta - Merak
WebGIS Interaktif Koridor Jalan Tol Jakarta - Merak berbasis Leaflet.js yang menyajikan pemetaan terpadu 20 Gerbang Tol, 11 Simpang Susun, 6 Rest Area (Jalur A & B), serta 19 Akses Exit dari KM 0 (Tomang) hingga KM 95 (Merak) lintas pengusahaan PT Jasa Marga dan PT Marga Mandiri Agung (Astra Tol Tamer).
5 min read
•178 view
Transportation
06 Apr 2026
•Nur Maghfiroh Adita Arifin
Penentuan Lokasi Halte Potensial Trans Jatim di Kabupaten Jombang Melalui Pendekatan Transit-Oriented Development (TOD)
Analisis Penentuan Lokasi Halte Potensial Trans Jatim di Kabupaten Jombang Melalui Pendekatan Transit-Oriented Development (TOD)
15 min read
•1909 view
1 Projects
Transportation
06 Apr 2026
•Adinda Vania Adella
Analisis Rute Optimal Distribusi BBM Menggunakan Network Analysis Berbasis Sistem Informasi Geografis
Proyek ini bertujuan untuk menganalisis optimasi rute distribusi BBM dari depot menuju beberapa SPBU menggunakan metode network analysis. Analisis dilakukan dengan Origin Destination Matrix untuk mengetahui jarak dan waktu tempuh antar lokasi serta Travelling Salesman Problem untuk menentukan urutan kunjungan SPBU dan rute distribusi mobil tangki yang paling optimal. Hasil analisis ditampilkan berupa persebaran SPBU, jaringan jalan, dan rute optimal distribusi BBM sehingga dapat membantu meningkatkan efisiensi distribusi berdasarkan jarak dan waktu tempuh.
18 min read
•2168 view
1 Projects
Transportation
22 Nov 2025
•Lintang Praja
Analisis Pengembangan Kawasan Stasiun Lempuyangan sebagai Transit-Oriented Development (TOD)
Kondisi walkability rendah-sedang di sekitar Stasiun Lempuyangan Yogyakarta dan pentingnya perancangan kota berbasis transit untuk pengembangan kawasan TOD.
13 min read
•2452 view
1 Projects
Transportation
20 Nov 2025
•Fahrur Zakya Khamid Baprastyo
Mengungkap "Blind Spot" Jangkauan Halte Bus Surabaya
Sebuah analisis spasial mendalam yang mengungkap kesenjangan layanan bus di Surabaya. Menggunakan data presisi Building Footprints dan algoritma Machine Learning (DBSCAN), studi ini mengidentifikasi dan memprioritaskan 'blind spots'—kantong hunian padat yang luput dari jangkauan halte eksisting.
18 min read
•1677 view
1 Projects
Transportation
03 Oct 2025
•Lossa Chaniago
Depok sebagai Dormitory Town: Analisis Spasial Aksesibilitas Transportasi Umum bagi Mahasiswa dan Pekerja
Artikel ini membahas analisis spasial aksesibilitas transportasi umum di Kota Depok dengan fokus pada universitas dan kawasan perkantoran sebagai pusat mobilitas mahasiswa dan pekerja. Pertumbuhan penduduk dan aktivitas harian di Depok menuntut layanan transportasi yang memadai, namun distribusinya masih belum merata. Melalui pemanfaatan fitur Site Selection pada platform MAPID, penelitian ini mengidentifikasi wilayah dengan akses tinggi maupun rendah, sekaligus memberikan rekomendasi prioritas penguatan transportasi umum untuk mendukung mobilitas yang lebih inklusif dan efisien.
9 min read
•3173 view
1 Projects
Transportation
15 Aug 2025
•Merryndriani Gabrielia Mour Suardy
Analisis Efisiensi Rute Trans Metro Bandung (TMB)
Bandung kini menyandang predikat kota termacet ke-12 di dunia menurut TomTom Traffic Index (2024). Sejak 2009, Trans Metro Bandung hadir sebagai harapan baru untuk mengurangi kendaraan pribadi dan menghidupkan kembali kepercayaan masyarakat pada transportasi umum. Namun, kenyataannya jumlah penumpang terus menurun, sementara jumlah kendaraan hampir menyamai jumlah penduduk. Publikasi ini mengupas seberapa efisien TMB beroperasi di tiap koridor dan apa yang membuat sebagian wilayah masih tertinggal dalam akses layanan.
19 min read
•4205 view
1 Projects
Transportation
30 Jul 2025
•Muhammad Dwi Apriansyah As
Analisis Keterjangkauan Sekolah Menggunakan Moda Transportasi Umum di Kota Makassar: Pendekatan Spasial terhadap Aksesibilitas Pendidikan
Kemacetan dan keterbatasan akses transportasi umum menjadi tantangan utama dalam mendukung aksesibilitas pendidikan di wilayah urban seperti Kota Makassar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterjangkauan fasilitas pendidikan menggunakan moda transportasi umum, khususnya Bus Rapid Transit (BRT) Trans Mamminasata dan angkutan kota pete-pete, dengan pendekatan spasial menggunakan metode isokron 15 menit berjalan kaki. Data yang digunakan mencakup sebaran sekolah, halte, rute transportasi umum, dan data demografi yang diolah secara spasial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari total 704 sekolah di Kota Makassar, sebanyak 608 sekolah (86,36%) telah terjangkau oleh transportasi umum dalam waktu tempuh 15 menit berjalan kaki. Selain itu, sekitar 84,29% penduduk Kota Makassar berada dalam jangkauan layanan transportasi umum. Namun, masih terdapat 10 kelurahan dengan keterjangkauan di bawah 50%, serta sebaran sekolah yang belum terlayani terutama di wilayah timur dan timur laut kota. Penelitian ini memberikan rekomendasi lokasi prioritas untuk pengembangan transportasi umum guna mendukung pemerataan akses pendidikan dan mewujudkan konsep Kota 15 Menit yang inklusif dan berkelanjutan.
15 min read
•3174 view
1 Projects
Transportation
17 Jul 2025
•Nadiyah hasnah
Analisis Jangkauan Transportasi di Sekitar Destinasi Wisata Kota Bogor dengan Pendekatan Isochrone Zona 500m, 1000m, dan 2000m
Proyek ini bertujuan untuk menganalisis jangkauan transportasi di sekitar destinasi wisata Kota Bogor menggunakan pendekatan isochrone dengan zona 500m, 1000m, dan 2000m. Analisis ini akan membantu dalam memahami aksesibilitas transportasi publik dan infrastruktur jalan terhadap titik-titik wisata utama, sehingga dapat digunakan sebagai dasar perencanaan dan pengembangan sistem transportasi yang lebih inklusif dan efisien.
9 min read
•3191 view
1 Projects
Transportation
11 Jun 2025
•Safira Ramadhani Freelance MAPID
Analisis Kesesuaian Lahan Untuk Mendukung Program Reaktivasi Jalur Kereta Api Antarkota Kalisat - Panarukan di Kabupaten Bondowoso
Pemerintah Indonesia mendorong program reaktivasi jalur kereta api nonaktif sebagai bagian dari revitalisasi infrastruktur dan pengembangan wilayah. Salah satu yang direncanakan adalah jalur kereta api antarkota Kalisat – Panarukan yang melintasi Kabupaten Bondowoso. Kajian kesesuaian lahan dibutuhkan untuk meminimalkan dampak lingkungan pada lahan yang akan difungsikan kembali pada program reaktivasi. Dengan memanfaatkan Sistem Informasi Geografis (SIG), kajian ini ditujukan untuk mengetahui tingkat kesesuaian lahan yang ada.
25 min read
•3754 view
7 Data
Transportation
06 Jun 2025
•Dwiana Putri Setyaningsih
Penentuan Rute dan Lokasi Halte Bus Trans Jateng Purbalingga-Banjarnegara
Kajian ini dilakukan untuk merancang rute dan menentukan lokasi strategis halte Bus Trans Jateng pada koridor Bukateja–Banjarnegara, dengan tujuan meningkatkan aksesibilitas dan konektivitas wilayah Banjarnegara sebagai bagian dari hinterland regional Barlingmascakeb. Analisis dilakukan dengan mempertimbangkan kepadatan fasilitas publik, penggunaan lahan, serta standar teknis penempatan halte, guna mendukung perencanaan sistem transportasi umum yang efisien dan berkelanjutan di tingkat regional.
8 min read
•8966 view
7 Data
1 Projects
Transportation
07 May 2025
•Fajrin Meilani Azzahra Zain (Freelance MAPID)
Analisis Keterjangkauan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) yang Termasuk pada Zonasi Sekolah A, Kota Bandung
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterjangkauan sekolah menengah pertama (SMP) negeri di zona A Kota Bandung, yang meliputi delapan kecamatan dan 22 sekolah, berdasarkan sistem zonasi penerimaan siswa baru. Sistem zonasi, yang diimplementasikan secara penuh sejak 2018, bertujuan meningkatkan pemerataan akses pendidikan dengan menetapkan radius maksimal domisili calon siswa ke sekolah (3 km untuk SMP). Namun, keberadaan siswa di luar radius zonasi dan keterbatasan jangkauan berjalan kaki (maksimal 1,2 km dalam 20 menit berdasarkan kecepatan rata-rata siswa) tetap memunculkan kebutuhan transportasi. Penelitian ini menggunakan analisis isokron dengan batasan waktu tempuh berjalan kaki siswa (5, 10, 15, dan 20 menit) untuk mengevaluasi keterjangkauan sekolah dalam zona A. Hasil analisis isokron ini akan dibandingkan dengan radius zonasi 3 km yang ditetapkan untuk SMP, guna memahami apakah radius tersebut sejalan dengan kemampuan siswa untuk mencapai sekolah dengan berjalan kaki dalam rentang waktu yang wajar. Temuan penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukan bagi pemenuhan kebutuhan transportasi sekolah siswa SMP di Kota Bandung, khususnya dalam konteks implementasi sistem zonasi.
17 min read
•5166 view
Transportation
02 Apr 2025
•Amanda
Analisis Jangkauan Layanan BisKita Trans Depok: Studi Kasus Koridor K1 (Terminal Depok Baru - LRT Harjamukti)
Transportasi publik penting untuk pembangunan perkotaan berkelanjutan. BisKita Trans Depok hadir untuk memenuhi kebutuhan mobilitas di Depok. Bagaimana jangkauan layanannya?
9 min read
•2615 view
3 Data
1 Projects
Transportation
29 Mar 2025
•Diagy Muhammad Haviz
Optimalisasi Lokasi SPKLU di Kota Bandung dengan Location Analytics
Dengan meningkatnya jumlah kendaraan listrik di Kota Bandung, kebutuhan akan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) juga meningkat. Artikel ini membahas penentuan lokasi optimal untuk SPKLU di Kota Bandung menggunakan analisis lokasi berbasis grid dengan pembobotan.
20 min read
•4108 view
1 Projects